ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 09 Agu 2019 09:39 WIB

JK Hingga Darmin Kumpul di Hotel Borobudur, Apa yang Dibahas?

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Foto: Diskusi Transformasi Ekonomi (Fadhly F Rachman/detikFinance) Foto: Diskusi Transformasi Ekonomi (Fadhly F Rachman/detikFinance)
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pagi ini menghadiri acara seminar nasiona bertema Transformasi Ekonomi untuk Indonesia Maju di hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (9/8/2019).

Selain JK, hadir juga sejumlah pejabat lainnya di sana seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution selaku tuaj n rumah acara, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, hingga Kepala BKPM Thomas Prikasih Lembong. Hadir juga di sana Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani.

Mereka berkumpul di Hotel Borobudur dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-53 Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan hari ulang tahun ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia.


Dalam seminar tersebut para pejabat akan membahas berbagai hal di sektor ekonomi. Sri Mulyani misalnya, akan membahas kebijakan fiskan untuk mendorong transformasi ekonomi, lalu ada Perry Warjiyo yang akan membahas kebijakan moneter untuk transformasi ekonomi.

"Acara ini kita laksanakan sehubungan dengan ulang tahun Kementerian Koordinator Bidang Ekonomu yang ke-53. Pemerintahan sudah memasuki tahun kinerjanya kita mampu mewujudkan pertumbuhan mungkin bukan yang paling tinggi, tapi cukup baik di antara berbagai negara dalam lingkungan global yang memang sedang bergejolak," kata Darmin dalam sambutannya di lokasi.

Kemudian pada seminar di sesi siang hari, acara ini akan dihadiri Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, hingga Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Hariyadi Sukamdani.


Sama seperti di sesi pertama, rencananya seminar sesi kedua itu akan membahas berbagai strategi serta kebijakan untuk mendorong transformasi ekonomi.

Simak Video "Harga Tiket Pesawat Harus Turun Paling Lambat 1 Juli"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com