Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 09 Agu 2019 13:46 WIB

Soal Kasus Suap Impor Bawang Putih, Mendag: Kenapa Nyuruh DPR?

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita/Foto: Muhammad Ridho Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita/Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan suap impor bawang putih. Keenam tersangka tersebut kini telah ditahan KPK.

Menanggapi itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengaku belum mengetahui pasti kasus tersebut. Pria yang akrab disapa Enggar itu mengatakan akan melihat perkembangan dari kasus itu.

"Saya nggak tahu, belum tahu. Kalau ada nama itu pasti akan tidak dapat izin dan di-blacklist. Tapi kan kita lihat dulu perkembangannya," kata Enggartiasto di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (9/8/2019).


Pria yang biasa dipanggil Enggar itu menyesalkan impor bawang putih dibarengi suap. Menurutnya rekomendasi izin akan diberikan bila importir mengikuti segala ketentuan yang berlaku.

"Lagian ngapain itu orang pakai suap. Asal penuhi syarat kan begitu ada rekomendasi, terus dia tanam lakukan dengan benar, kenapa nyuruh-nyuruh DPR?" jelasnya.

Enggar mendukung sepenuhnya langkah KPK membongkar kasus suap impor bawang putih.

"Kita dukung dan KPK sudah miliki seluruh proses izin itu. Dari deputi pencegahan itu prosesnya ada siapa-siapa yang sudah dapat kan bisa lihat di online. Untuk diusulkan dalam daftar kebutuhan pokok. Untuk itu kami harus ajukan di rakor Menko," jelasnya.



Simak Video "Impor Bawang Putih Dibatalkan, Buwas: Ada yang Tak Dapat Untung"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com