Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 16 Agu 2019 07:54 WIB

Duh, Impor Migas Masih Jadi Biang Kerok Neraca Dagang Tekor

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Halaman 1 dari 4
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Neraca dagang Indonesia kembali mengalami defisit. Di tengah kondisi ekonomi global yang kembali 'ricuh', Indonesia kembali mencatatkan defisit neraca perdagangan pada Juli 2019 sebesar US$ 60 juta.

Penyebabnya lagi-lagi disumbang oleh impor minyak dan gas (migas) yang masih tinggi. Meski defisitnya lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, namun secara kumulatif neraca perdagangan Indonesia sepanjang tahun ini (Januari-Juli 2019) masih defisit US$ 1,9 miliar atau sekitar Rp 26,6 triliun.

Pemerintah masih putar otak untuk menekan jumlah tekor yang masih terus membayangi laju ekonomi Indonesia tersebut. Migas yang jadi biang keladi masih jadi fokus utama untuk bisa ditekan impornya.

Sementara ekspor yang juga harus lebih kencang digenjot menghadapi tantangan proteksionisme yang kian nyata di kancah ekonomi global. Berikut informasi selengkapnya: (eds/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed