Pengamanan Angkutan Lebaran Dibagi Atas Tujuh Wilayah
Sabtu, 22 Okt 2005 15:10 WIB
Jakarta -
Pengamanan angkutan lebaran tahun ini akan dilakukan berdasarkan wilayah atau zona dan tidak lagi per kabupaten. Wilayah pengamanan lebaran dibagi menjadi tujuh bagian, antara lain zona satu meliputi wilayah Merak, zona dua untuk wilayah Jakarta dan Cikampek, sisanya di sekitar Jawa. "Ini mempermudah koordinasi terutama menyelesaikan kalau terjadi stagnasi arus, sehingga bisa disalurkan ke jalur alternatif atau buka tutup lalu lintas ketika terjadi arus yang berat," ujar Menhub Hatta Rajasa kepada wartawan usai rapat persiapan lebaran di Gedung Depkeu, Jl Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (22/10/2005). Persiapan lebaran lanjut Hatta, tak hanya menyangkut angkutannya akan tetapi juga terkait kesiapan pangan dan sembako serta pengamanan dari pihak kepolisian. "Semua dilaporkan persiapan cukup baik untuk hadapi lebaran," ujar Hatta dengan yakin. Polri sudah menyatakan akan memberikan pengamanan ekstra di terminal, stasiun dan bandara dalam jumlah personil yang cukup banyak. Dephub memperkirakan selain angkutan udara, moda angkutan yang mengalami peningkatan jumlah penumpang adalah angkutan KA karena tarifnya belum naik. "Kendaraan pribadi, juga akan banyak meningkat terutama sepeda motor," jelasnya. Mengenai puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada H-2. "Mengapa? Karena lebarannya tanggal tiga, dan gajiannya tanggal satu," ujarnya berkelakar.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































