Sugiharto: Bank Mandiri dan BRI Tidak Kondusif Dijual

Sugiharto: Bank Mandiri dan BRI Tidak Kondusif Dijual

- detikFinance
Minggu, 23 Okt 2005 00:05 WIB
Jakarta - Menteri Negara BUMN akan mengalihkan penjualan Bank Mandiri dan BRI ke aset lain yang lebih menguntungkan untuk menutup defisit APBN 2005. Menurut Meneg BUMN Sugiharto, saat ini kondisi saham kedua bank tersebut tidak begitu baik untuk dijual. Hal ini tercermin pada price to book value kedua bank BUMN itu yang mendekati satu."Keduanya tidak kondusif untuk dijual sekarang. Malah akan dialihkan ke aset lain untuk menutupi defisit," kata Sugiharto dalam konferensi pers di kediamannya, Jl Widya Chandra III, Jakarta, Sabtu (22/10/2005).Menurutnya, ada beberapa opsi yang bisa diambil untuk menutup defist APBN. Yang pertama adalah menjual aset BUMN dibidang infrastruktur telekomunikasi yang saat ini valuasinya sedang tinggi."Untuk infrastruktur bisa telekomunikasi karena valuasinya sedang tinggi, kami sedang melakukan kajian tentang hal tersebut," ujar Sugiharto tanpa merinci nama perusahaan yang bergerak dibidang infrastruktur telekomunikasi tersebut.Opsi kedua adalah, lanjut Sugiharto, tetap menjual aset perbankan dengan akuisisi internal antar BUMN. Menurutnya, hal ini akan memberi masukan kas negara tanpa menghilangkan porsi pemilikan pemerintah. "Misalnya BTN, solusinya dialihkan kepemilikannya ke bank BUMN yang lebih besar. Sehingga modal teratasi dan kepemilikannya tidak pindah ke publik dan asing," tambah Sugiharto.Dalam kesempatan yang sama, Sugiharto juga menampik penunjukkan PT Danareksa sebagai penjamin emisi divestasi PT perusahaan Gas Negara. Menurutnya, hal tersebut belum diputuskan. Ia juga mengatakan PGN akan dilepas sebelum akhir tahun dalam rangka untuk memenuhi target penerimaan Meneg BUMN."Kalaupun dijual bukan sekedar cuci gudang tapi untuk efisiensi perusahaan BUMN dan amanat Undang-Undang," tegas Sugiharto. (ahm/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads