Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 19 Agu 2019 13:27 WIB

Disorot DPR, Pertumbuhan Ekonomi Tak Pernah Capai Target Sejak 2014

Trio Hamdani - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Data-data perekonomian terus mengalami perbaikan. Seperti ekspor dan investasi yang menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa menjadi kunci pertumbuhan ekonomi ke depan.

Sayang, kondisi tersebut tak serta merta membuat ekonomi Indonesia melaju kencang. Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bahkan sampai menyoroti sejumlah target pemerintah dalam APBN 2018 yang gagal dicapai.

Faktanya, ekonomi Indonesia tahun 2018 hanya tumbuh 5,17%, jauh di bawah target pertumbuhan ekonomi nasional di 5,4%.


Menilik catatan detikFinance ke belakang, rupanya kondisi ekonomi RI memang belum melaju kencang. Bahkan, sejak 2014, target pertumbuhan ekonomi tak pernah tercapai.

Di tahun 2017 misalnya. Pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya 5,07%, jauh di bawah target pertumbuhan ekonomi nasional di 5,2%.

Berikutnya di tahun 2016, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya 5,02%, di bawah target yang ditetapkan tahun itu sebesar 5,1%.


Sementara, pertumbuhan ekonomi tahun 2015 hanya mencapai 4,88%. Padahal targetnya ditetapkan sebesar 5,3%.

Sedangkan di tahun 2014 yang target pertumbuhan ekonominya mencapai 5,5%, realisasinya hanya sebesar 5,02%.



Tonton juga video Topreneur tentang pengusaha sepatu kulit yang diapresiasi Presiden Jokowi berikut ini:

(dna/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com