Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 20 Agu 2019 14:38 WIB

THR Dan Gaji ke-13 PNS Lebih Nendang Dibanding Naik Gaji

Hendra Kusuma - detikFinance
Ilustrasi PNS/Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi PNS/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Kementerian Keuangan memastikan kebijakan pemberian tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 kepada pegawai negeri sipil (PNS) dan pensiunan lebih nendang dibandingkan kenaikan gaji pokok.

Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, keputusan pemerintah tak menaikkan gaji pokok para abdi negara di tahun depan tidak akan mempengaruhi daya beli masyarakat.

Pasalnya PNS, prajurit TNI, anggota Kepolisian, serta para pensiunan tetap THR dan gaji ke-13 yang besarannya sama seperti tahun 2019.

"Wo kata siapa (konsumsi turun)? Kata siapa. (Kebijakan ini) sudah jauh lebih baik, itu jauh lebih baik kebijakan ini. Lebih nendang dibandingkan itu (kenaikan gaji)," kata Askolani di gedung DPR, Jakarta, Selasa (20/8/2019).



Askolani mengatakan, skema besaran THR dan gaji ke-13 untuk para abdi negara dan pensiunan di tahun depan sama seperti di tahun 2019. Di mana, untuk THR mendapatkan satu kali gaji alias take home pay, begitu pun gaji ke-13.

Adapun, jadwal pemberiannya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Di mana, kalau THR beberapa minggu sebelum Hari Raya Lebaran, sedangkan gaji ke-13 setiap bulan Juli atau tepat tahun ajaran baru sekolah.

"Kalau Lebarannya lebih cepat, ya THR cair lebih cepat," ungkap Askolani.



Simak Video "Gaji TNI Diusulkan Naik, Begini Faktanya"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com