Swasta Ingin Garap 42 Proyek Infrastruktur US$ 12,5 M
Selasa, 25 Okt 2005 12:16 WIB
Jakarta -
Pemerintah saat ini mendapat sejumlah tawaran dari swasta yang ingin menggarap 42 proyek infrastruktur senilai US$ 12,5 miliar. Proyek infrastruktur yang diminati swasta itu meliputi pembangunan jalan tol, listrik, pipa gas dan air."Tentunya ini sangat menggembirakan. Terlebih lagi pemerintah berkeinginan pembangunan infrastruktur menjadi program utama dalam mendukung laju pertumbuhan ekonomi," ujar Menko Perekonomian Aburizal Bakrie.Menteri yang biasa disapa Ical ini mengungkapkan hal tersebut dalam sambutan saat acara "Regional Forum for Infrastucture National Seminar Pre-Summit II" di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (25/10/2005).Dijelaskan, pemerintah akan terus mengejar ketertinggalan selama lima tahun ke belakang dengan mengupayakan perubahan besar terhadap sarana infrastruktur di Indonesia dalam lima tahun mendatang.Untuk mendukung pembangunan infrastruktur, lanjut Ical, pemerintah juga telah menetapkan penyempurnaan 5 PP yang diperlukan untuk menciptakan iklim yang kondusif terhadap pembangunan infrastruktur, terutama terhadap kelistrikan dan transportasi.Pemerintah juga sudah mengambil kebijakan strategis untuk menciptakan efektivitas koordinasi antarlembaga dengan membentuk Komite Kebijakan Penyediaan Infrastruktur (KKPI).Komite ini nantinya akan mengembangkan kerangka kebijakan lintas sektoral terhadap kewajiban pelayanan publik dan pengembangan peran swasta.Selanjutnya, Ical meminta daerah untuk mendukung program pemerintah ini dengan menawarkan 20-25 persen return terhadap investor yang ingin berinvestasi di proyek infrastruktur."Selain itu juga jangan ada lagi pemda yang meminta bagian saham dari sektor swasta dengan hanya menyediakan tanahnya. Kalau daerah mau ikut tanam saham biar ikut setor," kata Ical.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































