Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 28 Agu 2019 22:08 WIB

Sri Mulyani Bicara Potensi Ekonomi Global Goyah di 2020

Hendra Kusuma - detikFinance
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di DPR/Foto: Lamhot Aritonang Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di DPR/Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati takut jika pada 2020 terjadi resesi atau kemerosotan ekonomi di banyak negara termasuk Indonesia karena dinamika global yang sampai saat ini masih berlangsung.

Dinamika yang terjadi saat ini membuat pertumbuhan ekonomi diproyeksi menurun, bahkan pertumbuhan perdagangan juga akan menurun seiring perang dagang antara China dengan Amerika Serikat (AS) tak kunjung usai.

"Seluruh indikator menunjukkan bahwa apabila tren ini berlanjut, maka 2020 dikhawatirkan akan terjadi resesi, terutama di negara-negara maju," kata Sri Mulyani di ruang rapat Komisi XI DPR, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Resesi atau kemerosotan ekonomi akan membuat kebutuhan akan suatu produk perdagangan menurun. Sehingga, porsi ekonomi menjadi ikut turun.


Dinamika itu, lanjut Sri Mulyani sudah banyak direspon oleh kebijakan fiskal masing-masing negara di dunia, khususnya yang telah mengalami perlambatan ekonomi seperti Brazil, Argentina, Jerman, dan negara Eropa lainnya.

"Sehingga dari sisi kebijakan, baik fiskal maupun moneter diperkirkan akan lebih supportive dan ini diharapkan bisa menetralisir potensi terjadinya pelemahan yang berlanjut atau resesi," ungkap dia.



Simak Video "Jokowi Antisipasi Dampak Perang Dagang AS-China"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com