Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 30 Agu 2019 15:14 WIB

Driver Minta Tarif Ojol Naik Lagi, Kemenhub: Belum Saatnya!

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Kementerian Perhubungan menilai permintaan driver ojek online (ojol) untuk kembali menaikkan tarif belum bisa dilakukan. Pasalnya, pemerintah baru saja melakukan pemerataan tarif baru ojek online ke seluruh wilayah di Indonesia.

Menurut Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, soal kenaikan tarif yang diminta driver, bisa dilihat kemungkinannya setelah pemerintah memantau kebijakan pemerataan tarif.

"Kalau kata saya belum saatnya lah, ini kan baru mau dilakukan ya (pemerataan tarif). Kan nanti kita lakukan pemantauan dulu ya," ungkap Budi saat dihubungi detikFinance, Jumat (29/8/2019).


Untuk informasi, mulai 2 September, seluruh Indonesia akan menggunakan tarif ojol yang tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan nomor 348 tahun 2019. Setelah sebelumnya diterapkan bertahap di beberapa wilayah.

Selain pemantauan pihak Budi juga akan melakukan survey sebagai langkah evaluasi terhadap kebijakan pemerataan tarif. Kemungkinan, naik atau turunnya tarif yang sudah ada, bisa dilihat dari survey persepsi masyarakat.

"Ya mungkin kita lihat saja nanti kalau soal tarif naik. Kita lihat sesuai survey ke persepsi masyarakat dalam evaluasi yang kita lakukan," papar Budi.


Sebelumnya, Ketua Umum Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono mengungkapkan bahwa, dia masih menemukan keluhan dari para driver soal tarif yang masih kurang pas. Bahkan, driver minta tarif dinaikkan lagi.

"Ada beberapa yang merasa masih kurang, perlu dievaluasi lagi tarifnya dinaikkan lagi," ungkap Igun kepada detikFinance.


Driver Minta Tarif Ojol Naik Lagi, Kemenhub: Belum Saatnya!


Simak Video "Dear Pengguna Ojol, Ini Tarif Baru yang Berlaku Mulai September"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com