Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 31 Agu 2019 14:57 WIB

MacBook Pro Dilarang Masuk Bagasi Pesawat, Ini Alasannya

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: istimewa Foto: istimewa
Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melarang Apple MacBook Pro 15 inch tahun produksi 2015-2017 diangkut sebagai bagasi tercatat (checked baggage) dan kargo. Instruksi ini tertuang dalam surat No: AU 201/0169/DKP/DBU/VIII/2019 yang menyebutkan bahwa langkah ini dilakukan untuk menjamin keselamatan penerbangan.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti mengatakan larangan tersebut karena ditemukan potensi kegagalan baterai yang dikhawatirkan menimbulkan risiko kebakaran.

"Karena ditemukan potensi kegagalan baterai (over heat) yang dapat menimbulkan risiko kebakaran," kata Polana dalam keterangannya, Sabtu (31/8/2019).


Meski begitu, penumpang bisa saja membawa laptop tersebut ke bagasi kabin dengan catatan dalam keadaan mati, tidak dalam keadaan sleep mode, dan tidak mengisi ulang baterai laptop selama dalam penerbangan dan tidak dapat dibawa sebagai bagasi tercatat ataupun kargo.

PT Angkasa Pura II (Persero) juga menginstruksikan kepada personil Aviation Security (Avsec) di bandara agar melakukan pemeriksaan intensif. Pemeriksaan terhadap barang bawaan penumpang dilakukan dua kali oleh personil Avsec menggunakan metal detector yakni pada Security Check Point 1 dan Security Check Point 2.

Simak Video "Garuda Indonesia Larang Penumpang Bawa MacBook Pro 15 Inci"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com