Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 02 Sep 2019 13:22 WIB

RI Dikritik Bos Taksi, Menhub Lapor Menteri Transportasi Malaysia

Trio Hamdani - detikFinance
Menhub Budi Karya Sumadi/Foto: Rifkianto Nugroho Menhub Budi Karya Sumadi/Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Bos Big Blue Taxi Malaysia Datuk Shamsubahrin Ismail kini menyalahkan pemerintah Indonesia terkait pernyataannya bahwa Gojek sukses di Indonesia karena kemiskinan. Menurutnya hal itu karena kesalahan pemerintah Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun dibuat gerah dengan ulah bos taksi Malaysia tersebut. Pihaknya akhirnya menyampaikan keberatan ke Kementerian Transportasi Malaysia.

"Kemenhub sudah menyampaikan keberatan ke Kementerian Transportasi Malaysia," kata Budi Karya melalui pesan singkat kepada detikFinance, Jakarta, Senin (2/9/2019).

Menurutnya apa yang disampaikan oleh bos taksi Malaysia itu perbuatan yang tidak pantas.

"Suatu perbuatan yang tidak pantas," ujar Mantan Direktur Utama AP II itu.


Untuk diketahui, bos taksi Malaysia itu melontarkan kritik yang kembali viral dalam video yang beredar di media sosial. Soal Gojek dan rakyat Indonesia yang dikatakannya miskin, ada kesalahan yang dilakukan pemerintah Indonesia.

"Rakyat Indonesia tak salah, kalau dikatakan miskin. Yang salah itu adalah kerajaan Indonesia, pemerintah Indonesia yang salah," ujarnya dalam video viral yang diunggah oleh akun Instagram @lambe_turah.

Ismail melanjutkan bahwa pemerintah Malaysia tidak perlu mengikuti apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia mengizinkan Gojek atau Grab. Dia menyinggung bahwa driver ojek online tak punya gaji tetap.

"Pemerintah di Malaysia mengikuti kesalahan yang dilakukan pemerintah Indonesia. Kenapa harus kita membiarkan anak muda kita Malaysia bekerja tanpa gaji tetap, untuk membawa Grab, untuk membawa Gojek," cetusnya.



Simak Video "Pembebasan Lahan Proyek KA Makassar-Parepare Segmen 3 Digeber!"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com