Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 06 Sep 2019 14:34 WIB

Tak Disukai Si Bos? Ini yang Harus Dilakukan

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Ilustrasi. Foto: admn Ilustrasi. Foto: admn
Jakarta - Kehidupan para pekerja kadang penuh lika-liku, apalagi dalam hal menjaga hubungan dengan rekan kerja. Hubungan yang kurang baik dengan rekan kerja bisa saja memengaruhi kinerja dalam bekerja.

Nah, bagaimana bila kita justru memiliki hubungan yang kurang baik dengan atasan sendiri, atau bahkan dibenci? Apa yang harus dilakukan jika memiliki hubungan yang kurang baik dengan si bos?

Melansir dari CNN, Jumat (6/9/2019), berikut beberapa tips yang bisa diikuti untuk menjalin hubungan baik dengan atasan.

Jangan Seolah Menjadi Korban

Terkadang kita bisa saja berselisih dengan atasan. Kalau kamu memiliki masalah dengan bos, jangan berkeliaran sana-sini sambil meratapi omelan bos.

Selain itu, jangan terlalu banyak mengeluh kepada rekan-rekan kantor. Hal itu bisat merusak citra di depan orang kantor. Belum lagi kalau gosip yang kamu bicarakan terdengar sampai telinga bos, yang ada bukannya makin dekat malah bisa makin dimusuhi sama bos.

Mulailah Belajar

Setiap orang memiliki cara bekerjanya masing-masing. Kita tidak bisa memaksa semua orang untuk menyesuaikan diri dengan cara kita bekerja, terutama kalau mereka itu atasan kita.

Oleh karenanya akan lebih baik bila kita yang mulai membuka diri untuk mau belajar mengenal orang di sekitar. Jangan menunggu orang lain untuk memulai, pelajari sifat dan karakter orang yang ada di sekitar terutama atasan. Ada atasan yang suka mendengar pendapat orang, ada juga yang tidak suka bila idenya ditentang.


Cari Kesamaan

Kalau tidak nyambung atau punya chemistery dengan atasan, carilah kesamaan antara kamu dengan si bos untuk terikat. Lihatlah ke sekeliling kantor si bos atau perhatikan apa yang atasan lakukan di akhir pekan lewat medsosnya untuk mendapatkan petunjuk tentang minat apa yang mungkin dibagi.

Dengan adanya beberapa kesamaan tersebut, kamu mungkin bisa jadi punya bahan obrolan dan jadi makin dekat dengan atasan.

Jadi Orang yang Bisa Membantu

Tak jarang kalau atasan itu lebih sibuk dari yang dikira. Atasan kemungkinan memiliki daftar tugas yang panjang yang terus bertambah. Jadi, alih-alih menjadi pekerja yang terus menambah daftar, jadilah proaktif dengan membantu atasan.

Tidak perlu yang terlalu istimewa seperti mengerjakan seluruh pekerjaannya. Cukup lakukan pekerjaan dengan baik, kemudian mulai lah menjadi lebih dan melakukan yang diperlukan tanpa harus diminta. Mungkin saja hal-hal yang dilakukan dapat meringankan pekerjaannya.

Belajar dari Orang Dalam

Jika berada di luar lingkaran dalam bos, cobalah mencari tahu siapa yang ada di dalam dan mintalah saran kepada mereka tentang cara menerobos masuk. Minta tolonglah kepada mereka dan mulai pelajari tips & trik ala mereka. Terkadang informasi dari mereka bisa sangat bermanfaat dalam menghadapi atasan.

Jangan Memaksa

Membangun hubungan yang baik dengan atasan bisa memakan waktu, apalagi kalau pernah punya masalah dengannya. Membangun hubungan tidak bisa dengan cara dipaksa.

Berikan waktu untuk membangun hubungan dan coba biarkan hubungan itu terjadi secara organik. Kalau kita terlalu memaksa untuk membangun hubungan yang baik sesegera mungkin, malah besar kemungkinan akan semakin susah untuk mendapatkan hati atasan.



Simak Video "Di Aturan Baru, Posisi untuk Pekerja Asing Makin Banyak"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com