Menneg BUMN: Pergantian Operator Blok Cepu Memungkinkan

Menneg BUMN: Pergantian Operator Blok Cepu Memungkinkan

- detikFinance
Kamis, 27 Okt 2005 12:28 WIB
Jakarta - Meski sudah diputuskan dalam Keputusan Presiden (Keppres) untuk pengelola ladang minyak Blok Cepu, namun usulan Pertamina agar dilakukan pergantian operator dinilai sangat memungkinkan."Itu sangat mungkin karena modelnya sudah ada," kata Sugiharto di sela acara ulang tahun ke-60 PLN di Gedung Pusat PLN, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kamis (27/10/2008).Sugiharto berharap masalah pengelolaan Blok Cepu yang saat ini sedang dalam perundingan tingkat teknis bisa diselesaikan secepatnya.Untuk masalah perundingan ini, Kementerian BUMN sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Deputi Menneg BUMN bidang Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi Roes Aryawijaya."Kita harap ini bisa selesai cepat, hanya dua hal yang beda dan belum disepakati," ujarnya.Mengenai kemungkinan sikap Exxon terhadap usulan Pertamina, Sugiharto mengaku belum bisa memastikan. "Ya tergantung perundingan nanti, tapi kita inginnya seperti itu," katanya.Seperti diketahui, dalam MoU yang dikeluarkan pemerintah, Exxon disepakati sebagai pengelola Blok Cepu bersama Pertamina. Pengelolaan tersebut akan dilakukan selama 30 tahun secara bergantian dengan Pertamina.Namun belakangan Pertamina mengusulkan pergantian operator tersebut, karena Pertamina merasa yakin sebagai pemegang saham terbesar dengan menggabungkan saham pemda.Pengelolaan Blok Cepu yang ditandatangani Presiden SBY memutuskan pembagian saham masing-masing 45 persen untuk Pertamina dan Exxon, serta sisanya diserahkan ke pemda. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads