Pengunjung Pasar Ritel Turun 50%

Dibanding Lebaran Tahun Lalu

Pengunjung Pasar Ritel Turun 50%

- detikFinance
Kamis, 27 Okt 2005 16:47 WIB
Jakarta - Suasana pasar ritel menjelang lebaran tahun ini tak lagi semarak. Antrian panjang di kasir pun tidak lagi seheboh lebaran tahun lalu.Menurunnya daya beli masyarakat akibat kenaikan BBM menjadi pemicu turunnya pengunjung pasar ritel sebesar 20-50 persen dibanding lebaran tahun lalu. Sejumlah pengelola pasar ritel seperti Giant, Alfa, Hypermart mengakui terjadi penurunan tersebut di sela-sela acara pasar murah hasil kerja sama Departemen Perdagangan (Depdag) dan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) di Gedung Depdag, Jalan Ridwan Rais Jakarta, Kamis (27/10/2005). Mereka mengatakan, meskipun terjadi peningkatan pembelian dibanding hari-hari biasa, namun jumlah pengunjung lebih sedikit dibanding menjelang lebaran tahun lalu.Seperti diakui Rudi, Manager General Merchandise Giant Plasa Semanggi Jakarta Selatan, yang mencatat terjadinya penurunan pengunjung dibanding lebaran tahun lalu sebesar 25-50 persen."Tahun lalu setiap lebaran ada peningkatan pengunjung 30 persen dibanding hari biasa," kata Rudi.Padahal, pihaknya sudah melakukan promosi yang cukup gencar dan pemberian diskon rata-rata 10 persen. Barang yang dibeli konsumen umumnya masih didominasi sembako diikuti oleh tesktil. Produk ini belum mengalami kenaikan harga akibat BBM.Sementara Wisnu Hadi, Manager Department Supporting Hypermart Gajah Mada Jakarta Pusat, juga mengakui terjadinya penurunan pengunjung sebesar 20 persen. "Meskipun harga belum naik, tapi tampaknya terjadi penurunan pengunjung 20 persen," ujar Wisnu.Hypermart juga memakai jurus diskon 30-40 persen dan berharap bisa meraup omset Rp 500-700 juta menjelang lebaran dibanding hari biasa yang sebesar Rp 300-400 juta. Sedangkan pengunjung Alfa Menteng Jakarta Pusat turun 10 persen dibanding lebaran tahun lalu. Namun pengelola Alfa memperkirakan bisa mendapat omset lebih dari Rp 200 juta dibanding hari biasa yang sebesar Rp 200 juta."Untuk menarik minat, kita berikan pelayanan gratis antaran hingga radius 5 kilometer dan paket sembako yang lebih murah dari pada membeli eceran," ujar Erick Anundio, Kepala Departemen Non Food Alfa Menteng. Demikian pula dengan Ramayana Departement Store, yang bisanya mengalami lonjakan pengunjung 50-100 persen menjelang lebaran, saat ini kondisinya lebih sedikit 10 persen dibanding tahun lalu. "Biasanya menjelang lebaran terjadi lonjakan 50-100 persen tapi dibandaing tahun lalau lonjakannya turun 10 persen," kata Rico Tolla, Divisi Promosi Kehumasan Ramayana Sabang Jakarta Pusat.Untuk stok rata-rata pengelola pasar ritel menyiapkan pasokan hingga 20 hari kedepan. Umumnya pasar ritel ini akan tetap buka pada saat lebaran. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads