Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 13 Sep 2019 16:00 WIB

RI Cari Cara Genjot Ekspor ke AS

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom Foto: Noval Dhwinuari Antony/detikcom
Jakarta - Pemerintah tengah mencari cara untuk menggenjot ekspor. Salah satunya ialah mendorong ekspor ke Amerika Serikat (AS) untuk menggeser dominasi pasar ekspor China.

Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyisir produk-produk apa saja yang bisa digenjot ke AS.

"Ini kan ada US Chambers, rapat sama kita, pengusaha-pengusaha untuk apa yang kita supply dan apa yang kita lakukan," katanya di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Sofjan ikut rapat bersama Luhut dengan pembahasan pembahasan ekspor terpadu. Rapat dihadiri oleh pengusaha dan bankir. Namun, ia tak mengikuti rapat hingga selesai.



Lanjutnya, AS merupakan pasar yang besar. Menurutnya, upaya menggenjot ekspor ke AS untuk menggeser dominasi pasar China.

"Yang besar ini kan US kita menggantikan peranan China sebagian itu kan besar sekali yang diperlukan dan ini yang mau kita ganti," ujarnya.

Sambungnya, Indonesia sendiri memiliki produk yang berpotensi untuk digenjot seperti tekstil dan sepatu. Terlebih, kapasitas produksi Indonesia untuk produk tersebut cukup besar.

"Mulai dari tekstil, garmen, yang bisa kita supply sepatu macam-macam yang sekarang ini bisa double kapasitas kita," ujarnya.

Tambahnya, dengan kondisi perang dagang saat ini barang Indonesia ke AS bisa kompetitif karena pemberlakuan bea masuk.

"Kita sudah kompetitif kalau dengan bea masuk yang begitu tinggi oleh China itu," tutupnya.



Simak Video "Berorientasi Ekspor, Jokowi Goda China untuk Investasi"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com