Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 14 Sep 2019 15:02 WIB

Genjot Ekonomi, Daerah Timur Bakal Jadi Prioritas Produk Perikanan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Ilustrasi. Foto: Pradita Utama Ilustrasi. Foto: Pradita Utama
Jakarta - Ujung timur Indonesia masih menjadi prioritas pengembangan oleh pemerintah. Pasalnya, seringkali empat provinsi di ujung timur masih menjadi daerah yang tertinggal.

Mengutip data Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) Jumat (13/9/2019), pemerintah telah merencanakan rangka pembangunan untuk lima tahun ke depan di daerah timur. Untuk menggenjot perekonomian beberapa kawasan ekonomi prioritas akan dikembangkan di Maluku dan Papua.

Sebagai wilayah kepulauan, daerah timur akan mengembangkan Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP). Setidaknya ada empat wilayah di empat provinsi timur yang akan dikembangkan jadi WPP.

Pertama di Teluk Tolo dan Laut Banda di Provinsi Maluku. Tahun ini, kawasan ini punya potensi produksi ikan sebesar 7.889.000 ton, hingga kini sudah memproduksi 8.120.000 ton.


Lalu di Maluku Utara, wilayah Teluk Tomini, Laut Maluku, Laut Halmahera, Laut Seram dan Teluk Berau. Potensinya, 12.425.000 ton ikan dan sudah memproduksi 8.702.000 ton.

Yang kedua tersebar di laut Papua mulai dari Laut Aur, Laut Arafuru, dan Laut Timor, dengan potensi 26.376.000 ton, sampai sekarang produksinya 1.539.000 ton ikan.

Masih di laut sekitar Papua, ada juga wilayah Teluk Cendrawasih dan Samudera Pasifik, produksinya sampai sekarang 865.000 ton dari potensinya 10.547.000 ton.



Simak Video "Menteri Susi Ikut Sedekah Laut di Demak"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com