Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 16 Sep 2019 15:27 WIB

Manfaat KUR Bagi Perajin Tenun di Rote Ndao

Moch Prima Fauzi - detikFinance
Foto: Moch Prima Fauzi/detikcom Foto: Moch Prima Fauzi/detikcom
Rote Ndao - Rote Ndao punya kebudayaan dan kesenian yang khas. Salah satu yang bisa ditemui adalah kain tenun. Di sebuah kampung yang disebut Kampung Sebelah Kali, menjadi sentra pembuatan kerajinan khas wilayah timur tersebut. Kampung itu pun disebut sebagai Kampung Tenun.

Timotius Raja, perajin tenun asal Kampung Sebelah Kali, mengatakan sudah membuat kain khas Rote Ndao sejak 1975. Meski demikian dia awalnya merupakan perajin aksesori yang terbuat dari perak.

"Dari awalnya kerja barang perak dulu baru ketemu usaha sarung selimut ini," ungkapnya mengawali percakapan sore itu.


Kain tenun yang sudah jadi, ia dan istrinya jual dengan cara berkeliling. Kadang pula ia titipkan ke pasar-pasar.

Kain dengan beragam motif dan ukuran dia jual dengan harga mulai dari Rp 50 ribu. Jika ukuran semakin lebar dan panjang, harganya juga lebih tinggi. Ia bisa menjualnya seharga Rp 350 ribu sampai Rp 500 ribu.

"Dalam satu minggu itu minimal ada laku satu sampai empat," katanya.

Penghasilannya pun tak tetap, tergantung banyaknya tenun ia jual dalam seminggu tersebut. Kadang ia bisa mengantongi omzet Rp 1 juta atau sampai Rp 2 juta.

Dengan penghasilan tersebut, ia juga masih punya tanggungan untuk keluarga dan anaknya yang masih sekolah. Untuk itu, agar usahanya lancar dan keluarga bisa tercukupi ia pun mengambil dana KUR yang disediakan oleh Bank BRI.


Selain untuk keberlanjutan usaha, dana KUR ia manfaatkan juga untuk membiayai pendidikan anaknya.

"Saya sudah pakai (pinjam) 3 kali. Makanya ini bank dana KUR saya dianjurkan pinjam dari BRI saya (pun) pinjaman. Lalu hasilnya saya punya anak kuliah sudah semester 8, ada beli motor juga tiga," ungkapnya.

Untuk diketahui Bank BRI Unit Ba'a sudah mengucurkan KUR sebanyak Rp 12,8 miliar per 31 Juli 2019. Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, di bidang produktif seperti kerajinan, pertanian, peternakan dan produk rumahan lainnya.

detikcom bersama Bank BRI mengadakan program Tapal Batas yang mengulas mengenai perkembangan infrastruktur, ekonomi, hingga wisata di beberapa wilayah terdepan. Untuk mengetahui informasi dari program ini ikuti terus berita tentang Tapal Batas di tapalbatas.detik.com!

Simak Video "Sopi, Minuman Keras dengan Kearifan Lokal Rote"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com