Siapa Pengganti Ical?
Minggu, 30 Okt 2005 10:13 WIB
Jakarta - Isu reshuffle di kabinet SBY makin menguat, terlebih lagi kondisi tim ekonominya makin tak kompak. Isu juga mengarah pada pergantian Ical sebagai menko perekonomian? Calonnya pun sudah ada. Sas sus yang berkembang penggantinya adalah Sjahrir atau Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro.Apakah Sjahrir dan Purnomo layak menggantikan Aburizal Bakrie? Bagaimana kemampuannya dalam mengkordinasikan dan mengorganisir menteri-menteri di ekonomi, apakah akan lebih baik dari Ical? Bagaimana juga nanti dalam menentukan arah dan kebijakan perekonomian secara nasional. Pengamat ekonomi INDEF, Fadhil Hasan menilai orang yang harus menjadi menteri perekonomian adalah orang mempunyai orientasi kebijakan. Arus pemikiran perekonomian Indonesia selama ini mengikuti mainstream ekonomi yang sangat terengaruh oleh paragdigma IMF ataupun World Bank. "Makanya kalau ada perubahan dari sisi personal, kita harus dapat menciptakan kebijakan ekonomi yang aspiratif dan kebutuhan masyarakat sesuai pada mainstream itu," ujarnya.Selain itu, masalah ekonomi saat ini tidak terlepas dari persoalan subsidi, industrial policy dan pengembangan pembangunan pertanian. Selama ini kebijakan itu mengarah pada mengurangi subsidi. "Itu bisa benar dalam keadaan tertentu selama subsidi tidak salah sasaran," ujarnya. Pengurangan subsidi dan privatisasi saat ini menjadi mainstream pembangunan perekonomian. Saat ini, yang dibutuhkan adalah orang yang dapat mengambil kebijakan yang berpihak kepada rakyat yang sesuai mainstream yang telah dibangun. "Kita memerlukan orang yang bisa menjalankan kebijakan itu tanpa harus memutus hubungan dengan lembaga internasional," ujarnya."Apakah mereka memiliki kapasitas itu," tanya Fadhil.
(mar/)











































