Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 23 Sep 2019 19:43 WIB

Data Penumpang Bocor, Lion Group Imbau Penumpang Ubah Kata Sandi

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Foto: (dok Lion Air Group) Foto: (dok Lion Air Group)
Jakarta - Anak perusahaan Lion Group di Malaysia, Malindo Air, mengungkapkan dua mantan karyawan kontraktor e-commerce bertanggung jawab atas kebocoran data penumpang. Karyawan ini adalah pihak ketiga yang bekerja sama dengan Malindo.

Malindo Air mengumumkan kebocoran data tersebut pekan lalu setelah perusahaan cybersecurity Kaspersky Lab memuat laporan yang berisi rincian data 30 juta penumpang Malindo dan Thai Lion Air, anak perusahaan Lion Group lainnya, diposting di forum online.

Sebagai antisipasi dan demi keamanan pelanggan, Malindo Air sudah melakukan pengaturan ulang otomatis semua kata sandi pelanggan dan mengimbau kepada pelanggan untuk lebih waspada/cermat terhadap panggilan telepon, pesan singkat dan surat elektronik (e-mail) yang mengatasnamakan pihak Malindo Air.


Selain itu, sebagai tindak pencegahan, anak perusahaan Lion Group di Malaysia tersebut menghimbau kepada seluruh pelanggan yang memiliki akun Malindo Miles untuk segera merubah kata sandi.

"Untuk tindakan pencegahan, Malindo Air menghimbau dan menyarankan kepada seluruh penumpang atau pelanggan yang memiliki akun Malindo Miles segera mengubah kata sandi (to change their passwords) jika kata sandi digunakan sama pada layanan yang lain secara online," jelas Malindo Air dalam keterangannya, Senin (23/9/2019).

Malindo Air akan terus memberikan keterangan lebih lanjut melalui website, seluler (mobile) dan media sosial. Untuk pelanggan yang ingin mendapat informasi lebih lanjut dapat menghubungi pusat layanan informasi Malindo Air customer_care@malindoair.com.



Simak Video "Viral! Pramugara Lion Air Bantu dan Suapi Penumpang Lansia"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com