Siap-siap! 23 Juta Pekerjaan di RI Bakal Digantikan Robot

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Kamis, 26 Sep 2019 06:18 WIB
Siap-siap! 23 Juta Pekerjaan di RI Bakal Digantikan Robot
Ilustrasi/Foto: Rifkianto Nugroho

Managing Partner Indonesia and President-Director, McKinsey Indonesia Phillia Wibowo mengatakan meningkatnya adopsi otomatisasi dan kecerdasan buatan akan mengubah dunia pekerjaan, termasuk di Indonesia. Namun besarnya peluang ekonomi Indonesia untuk tumbuh di masa depan diproyeksi juga akan menciptakan 27 hingga 46 juta pekerjaan baru pada tahun 2030.

"Secara global, McKinsey memperkirakan bahwa 60% dari semua pekerjaan, memiliki sekitar 30% aktivitas pekerjaan yang dapat diotomatisasi," kata Phillia dalam paparannya di Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (25/9).

Laporan ini memberikan pandangan mengenai potensi dari dampak otomasi terhadap perekonomian Indonesia, dengan didasarkan pada penelitian terobosan yang dilakukan oleh McKinsey Global Institute. Penelitian tersebut menganalisis efek otomasi terhadap 2.000 kegiatan kerja pada 800 pekerjaan berdasarkan teknologi yang sudah ada dan sudah didemonstrasikan serta tren global yang dapat mendorong permintaan tenaga kerja selama dekade berikutnya.

Secara keseluruhan tipe pekerjaan akan bergeser ke arah layanan dan menjauh dari pekerjaan dengan potensi otomasi yang tinggi. Seperti pemrosesan data dan pekerjaan fisik yang dapat diprediksi.

Meski ada 23 juta lapangan pekerjaan yang diproyeksi hilang pada masa depan, namun jumlah lapangan kerja baru yang tercipta juga akan lebih banyak.

"Ada 23 juta pekerjaan yang dapat digantikan oleh proses otomasi di masa depan. Tapi Indonesia akan punya pekerjaan yang lebih banyak diciptakan pada 2030 dibanding pekerjaan yang hilang karena otomasi," ujar Phillia.