Waspada! PBB Mulai Wanti-wanti Ancaman Resesi

Ignacio Geordi Oswaldo - detikFinance
Kamis, 26 Sep 2019 17:04 WIB
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Kondisi ekonomi global sedang dilanda ketidakpastian, ancaman resesi pada tahun 2020 menjadi semakin jelas. Dalam laporan Perdagangan dan Pembangunan, UNCTAD (Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perdagangan dan Pembangunan) telah menyalakan lampu peringatan akan resesi.

"Prospek ekonomi global saat ini diselimuti kabut ketegangan perdagangan internasional dan perselisihan geopolitik." jelas UNCTAD melalui laporannya dikutip detikFinance, Kamis (26/9/2019).

Berdasarkan laporannya, banyak hal yang perlu diperhatikan. Ketegangan perdagangan, pergerakan mata uang, utang perusahaan, Brexit yang tidak ada kesepakatan, dan pelemahan di berbagai sektor ekonomi.


Belum lagi, UNCTAD juga menyoroti ancaman kerusakan lingkungan yang dapat memperparah kondisi ekonomi ke depannya.

"Di mana-mana, kecemasan tentang prospek meningkatnya ketidakamanan ekonomi diperparah oleh ancaman kerusakan lingkungan yang akan datang."

Selain itu, laporan tersebut juga mencatat bahwa utang telah menjadi pendorong dominan pertumbuhan global, tetapi gagal memberikan lonjakan kuat dalam investasi produktif, dan malah memicu spekulasi keuangan.


"Dalam lingkungan ini, negara-negara berkembang telah melihat utang berubah dari instrumen pembiayaan jangka panjang untuk membantu melepaskan potensi pertumbuhan masa depan mereka menjadi aset keuangan berpotensi berisiko tinggi, tunduk pada keanehan pasar keuangan internasional dan berkembang biaknya kepentingan kreditor jangka pendek," tambahnya.




Simak Video "Ekonomi Tumbuh 7,07%, Komisi XI Apresiasi RI Keluar dari Resesi"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)