Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 30 Sep 2019 15:51 WIB

Alasan Direksi Sriwijaya Mundur: Lampu Kuning tapi 'Maksa' Terbang

Danang Sugianto - detikFinance
Foto: Danang Sugianto-detikcom Foto: Danang Sugianto-detikcom
Jakarta - Sejumlah direksi PT Sriwijaya Air menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya. Hal ini menyusul beredarnya surat rekomendasi setop terbang maskapai tersebut.

Direksi yang mundur adalah:

Direktur Operasi: Capt. Fadjar Semiarto
Direktur Teknik: Romdani Ardali Adang

Dalam paparan media di kawasan Sabang, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019) siang ini, Direktur Operasi Capt. Fadjar Semiarto mengungkap alasan pengunduran dirinya.


Dari hasil pemeriksaan internal perusahaan kata Semiarto, sudah direkomendasikan agar Sriwijaya setop terbang karena Risk Index-nya berada dalam zona merah 4A. Artinya, perusahaan berada dalam kondisi lampu kuning dan rentan terhadap masalah keselamatan.

Namun, manajemen yang dipimpin Plt Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson I. Jauwena tak merespons surat rekomendasi tersebut dan tetap berencana melanjutkan operasi penerbangan secara normal.

"Statusnya di angka 4A. Itu di safety manajemen system bahwa warnanya jadi kuning. Karena surat tidak direspons oleh dirut dengan baik, maskapai tetap akan melanjutkan penerbangan normal. Maka kami berdua memutuskan untuk mengundurkan diri," tegas Semiarto.



Simak Video "Ratusan Penumpang Sriwijaya Air Telantar di Bandara Hasanuddin"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com