Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 30 Sep 2019 17:21 WIB

Batal Ditutup, Pulau Komodo Jadi Wisata Premium

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: (Muhammad Zaky Fauzi Azhar/detikcom) Foto: (Muhammad Zaky Fauzi Azhar/detikcom)
Jakarta - Pemerintah terus berusaha mengatur pariwisata di Taman Nasional Pulau Komodo. Dua hal yang diperhatikan adalah antara pariwisata dan konservasi.

Untuk itu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memanggil Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (LHK) Siti Nurbaya Bakar dan Gubernur NTT Viktot Laiskodat.

Ditemui usai rapat, Siti Nurbaya mengatakan bahwa pemerintah mau membagi kawasan wisata di Taman Nasional Pulau Komodo. Nantinya, Taman Nasional itu akan dibagi menjadi kawasan wisata premium dan massal.

"Penanganan wisata, kita sepakat bahwa kita akan lakukan penataan kawasan wisata taman nasional, mana wisata yang mass dan mana yang premium, yang khusus dan terbatas," kata Siti di kantor Luhut, Senin (30/9/3019).


Pembagian ini menurut Siti dilakukan agar Taman Nasional tetap bisa dijalankan konservasinya di lain sisi industri pariwisata dapat berjalan.

"Yang paling penting adalah harapan pak Gubernur ini Pulau Komodo betul-betul jadi wilayah konservasi yang terbatas dan menunjukkan nilai keaslian serta keunikan pulau Komodo," kata Siti.

Mengenai Pulau Komodo sendiri ditegaskan tidak akan ditutup. Nantinya, pariwisata akan dibuat terbatas dan premium, setelah sebelumnya Pulau Komodo digadang-gadang mau ditutup.

"Ya pariwisata hidup kalau konservasinya baik, dia (Pulau Komodo) akan terbatas dan premium," kata Gubetnur NTT Viktor Laiskodat.



Simak Video "Ekspedisi Dokter Gigi, Bebersih Pantai hingga Ajari Bocah Sikat Gigi"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com