Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 30 Sep 2019 19:27 WIB

Kisruh di Sriwijaya, Pengamat: Sedang Krisis

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
Jakarta - Sriwijaya Air baru saja menelan dua pil pahit. Pertama terkait diminta setop operasi, kedua ditinggalkan dua direksinya yakni Direktur Operasi Capt Fadjar Semiarto dan Direktur Teknik Romdani Ardali Adang.

Fenomena yang dialami Sriwijaya ini tentunya menjadi turbulensi atau menggoncang dunia penerbangan RI. Menurut pengamat penerbangan Alvin Lie, keputusan dua direksi Sriwijaya Air ini sangatlah disayangkan.

"Yang pertama saya sangat menyayangkan. Sriwijaya sekarang mengalami krisis, baik krisis kerja sama dengan Garuda maupun krisis internal. Tentunya ini berdampak terhadap semuanya, berdampak pada pelanggan, vendor, pekerjanya. Turbulensi ini kalau di penerbangan," kata Alvin kepada detikcom, Senin (30/9/2019).



Ia bahkan membayangkan betapa peningnya pikiran pemilik Sriwijaya Air saat ini.

"Saya bisa membayangkan peningnya pemilik kalau dalam keadaan seperti ini, mengurusi internal dan juga eksternal. Belum lagi masalah permodalan pasti juga berdampak," ujar Alvin.

Tak hanya itu, Alvin mengatakan, dua persoalan yang semakin 'ruwet' ini akan berdampak terhadap segala aspek dalam bisnis Sriwijaya Air.

"Tentunya ini berdampak terhadap semuanya, berdampak pada pelanggan, vendor, pekerjanya," pungkasnya.



Simak Video "Ratusan Penumpang Sriwijaya Air Telantar di Bandara Hasanuddin"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com