Laporan dari Yordania

Salah Satu Orang Terkaya RI Bicara soal PR Jokowi di Periode II

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Senin, 07 Okt 2019 07:22 WIB
1.

Salah Satu Orang Terkaya RI Bicara soal PR Jokowi di Periode II

Salah Satu Orang Terkaya RI Bicara soal PR Jokowi di Periode II
Foto: Ardan Adhi Chandra/detikFinance
Amman - Salah satu orang terkaya Indonesia, Dato' Sri Tahir bicara soal pekerjaan rumah (PR) Presiden Joko Widodo (Jokowi) di periode keduanya. PR tersebut di antaranya perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China hingga sektor mana saja yang harus dibenahi pemerintah ke depannya.

Pria dengan kekayaan US$ 4,5 miliar atau setara Rp 63 triliun (kurs Rp 14.000) mengatakan adanya perang dagang AS-China tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia. Padahal, adanya perang dagang AS-China membuat sejumlah perusahaan di China merelokasi pabriknya agar terbebas dari tarif AS. Peluang ini justru didapatkan Vietnam.

"Nah, kelihatannya kita punya pejabat ini ndak tahu nggak membaca atau kurang sigap. Padahal round pertama dua tahun yang lalu itu China sudah kehilangan 10 juta manusia punya employment dan itu ternyata yang mendapatkan keuntungan terbesar Vietnam, karena Vietnam yang paling sigap dia membaca, eh ada kesempatan ini," kata Tahir saat berbincang dengan detikcom di Hotel Fairmont, Amman, Yordania, (3/10/2019) lalu.

Tahir menambahkan, padahal upah buruh di Vietnam cenderung sama dengan Indonesia. Dengan upah buruh yang tidak terlalu tinggi tersebut padahal bisa menarik

"Ya kita ini menurut saya kurang sigap ya. Ini satu kesempatan menurut saya golden opportunity gitu loh," tuturnya.

Pendiri Mayapada Group tersebut juga menyoroti pembangunan infrastruktur yang marak dilakukan Jokowi. Pembangunan yang banyak dilakukan di luar Jawa juga belum banyak berimbas ke pertumbuhan ekonomi nasional karena motor penggerak utamanya berasal dari Jawa.

Lanjut ke halaman berikutnya