Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 10 Okt 2019 15:07 WIB

Daya Saing RI Turun, Darmin: Negara Lain Cepat Ubah Iklim Usaha

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan bahwa daya saing Indonesia turun dikarenakan negara lain lebih cepat mengubah aturan iklim investasi.

Berdasarkan laporan WEF, Indonesia berada di peringkat ke-50 dengan skor 64.6. Indonesia berada di peringkat ke-4 di antara negara ASEAN lainnya. Singapura (peringkat 1), Malaysia (peringkat 27), dan Thailand (peringkat 40).

"Ya dari sana penyebabnya pasti karena orang lain yang perbaiki lebih cepat iklim usaha dan lain-lain," kata Darmin di kantornya, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Guna meningkatkan posisi daya saing Indonesia, Darmin mengungkapkan bahwa Pemerintah tengah merombak beberapa aturan khususnya mengenai kemudahan berusaha di Indonesia.


"Kita juga siapkan perubahan cukup besar-besaran dan kelihatannya akan diresmikan pada awal pemerintahan baru Pak Jokowi," jelas Darmin.

Pemerintah saat ini tengah menyusun kebijakan ekosistem investasi menyusul 33 perusahaan yang angkat kaki dari China namun tidak ada satu pun yang singgah di tanah air. Dari 33 industri yang relokasi, larinya ke Vietnam, Malaysia, Thailand, hingga Singapura.

Salah satu yang tengah dikejar adalah menghapuskan aturan izin mendirikan bangunan (IMB) dan menggantikannya dengan buku standar. Sehingga, pengusaha nantinya bisa membangun sambil mengurus perizinannya.

"Sekarang kita tuntaskan dulu. Mudah-mudahan dalam waktu beberapa hari ini sudah tuntas. Walaupun tidak berarti pekerjaan rumahnya selesai," ungkap dia.



Simak Video "Koleksi Sneakers, Investasi Kekinian Anak Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com