Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 10 Okt 2019 20:45 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Kalah Kencang dari Vietnam hingga Laos

Tim detikcom - detikFinance
Foto: detik Foto: detik
Jakarta - Bank Dunia mengeluarkan laporan terbarunya tentang prospek pertumbuhan ekonomi Asia Timur dan Pasifik. Dalam laporan berjudul Weathering Growing Risk East Asia and Pacific Economic Update, pertumbuhan kawasan ini diprediksi akan turun 0,2% di 2019 ini menjadi 5,8% dari sebelumnya 6%.

PDB Indonesia pun diprediksi hanya akan tumbuh 5% di 2019. Angka ini turun dari prediksi April lalu, yakni 5,1%. Meski makroekonomi yang kuat telah menopang pertumbuhan namun investasi tumbuh melambat. Defisit transaksi berjalan tetap besar karena pertumbuhan ekspor melambat.

Walau permintaan domestik kuat, ketegangan perdagangan internasional AS dan China tetap menjadi tantangan. Volatilitas keuangan global bakal membawa risiko besar bagi RI.


Namun jika dibandingkan dengan negara lain di Asia Tenggara, pertumbuhan ekonomi RI 2019 masih kalah dibanding Kamboja, Vietnam, Myanmar, Laos dan Filipina.

Ekonomi Kamboja tumbuh 7% di 2019 sementara Myanmar dan Vietnam tumbuh 6,6%. PDB Laos diprediksi 6,5% sementara Filipina 5,8%.


Tetapi, PDB RI masih tumbuh lebih baik dibanding Malaysia, di mana pertumbuhannya sekitar 4,6%. Sementara itu, pertumbuhan ekonomi global diprediksi hanya tumbuh 2,5%. Angka ini turun dari proyeksi di April 2019 lalu yakni 2.6%.

Artikel asli berita ini dapat dibaca di CNBC Indonesia dengan judul Duh, Laju Pertumbuhan RI Kalah dari Vietnam Hingga Laos

Simak Video "Kerjasama Segi Tiga Emas, Indonesia-Thailand-Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com