Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 11 Okt 2019 14:37 WIB

Daging Ayam dan Rokok Kretek Sumbang Inflasi Minggu Ke-2 Oktober

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Rifkianto Nugroho Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat angka inflasi minggu kedua Oktober 2019 sebesar 0,04% secara bulanan. Berdasarkan survei pemantauan harga (SPH) yang dilakukan BI di sejumlah wilayah di Indonesia secara tahunan inflasi tercafaf 3,15%.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan angka inflasi ini lebih rendah dibandingkan periode bulan sebelumnya.

"Jadi inflasi minggu kedua Oktober lebih rendah yaitu 3,15% dibandingkan periode September 2019 sebesar 3,39%," kata Perry di Gedung BI, Jakarta, Jumat (11/10/2019).


Dia mengatakan beberapa barang yang mengalami peningkatan harga antara lain daging ayam ras naik 0,03%, tomat sayur dan rokok kretek masing-masing 0,01%.

Selain kenaikan harga, ada juga komoditas yang mengalami penurunan harga yakni cabai merah 0,06%, cabai rawit 0,03% dan telur ayam ras deflasi 0,03%.

"Kemudian untuk bawang merah, tarif angkutan udara, jeruk dan kentang inflasi masing-masing 0,01%" jelas diam


Perry mengungkapkan dengan perkembangan harga pada minggu kedua, inflasi sejalan dengan perkiraan akhir tahun. Dia memprediksi angka inflasi akan berada di bawah titik tengah sasaran 3,5% plus minus 1%.

"Alhamdulillah harga terkendali rendah dan sejalan dengan perkiraan akhir tahun," kata Perry.

Simak Video "Imbas Hiperinflasi, Warga Venezuela Beli BBM Pakai Rokok"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com