Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 11 Okt 2019 16:16 WIB

Tiket Masuk Pulau Komodo Rp 14 Juta, Luhut: Eksklusif Ya Mahal

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Arif Syaefudin/detikcom Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Jakarta - Pulau Komodo ditegaskan tidak akan ditutup. Justru Pulau Komodo akan menjadi wisata eksklusif, di mana wisatawan yang masuk menjadi terseleksi demi menjaga kelestarian Pulau Komodo.

Untuk itu, harga tiket masuknya nanti akan dipatok sangat tinggi, mencapai Rp 14 juta untuk satu membership premium.

Saat ditanya mengenai hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengaku menyerahkan hal tersebut ke pengelolanya. Luhut tak ingin dirinya malah dianggap penentu tarif dengan berseloroh menyebut istilah 'Menko Atur Tarif'.

"Ya biar mereka (pengelola) yang bicarakan lah masa aku, nanti aku dikira 'Menko Atur Tarif'," ungkap Luhut saat Coffee Morning bersama wartawan di kantornya, Jumat (11/10/2019).



Yang pasti Luhut mengatakan harga tiket yang dibuat mahal karena wisata tersebut eksklusif. Dia mencontohkan tempat serupa di Kenya yang harga tiket masuknya mencapai US$ 3.500.

"Kalau kita bikin eksklusif ya pasti mahal. Kayak Safari di Kenya orang datang US$ 3.500 satu malam aja ada," kata Luhut.

Sebelumnya, Luhut pernah mengatakan bisa saja tiket masuk Pulau Komodo dipatok hingga US$ 1.000 untuk membership tahunan. Artinya, bila dirupiahkan tiketnya bisa Rp 14 juta per tahun.

"Perusahaan A dari filantropis misalnya beli tiketnya US$ 1.000, kita siapkan 50.000, itu US$ 50 juta dolar sudah bisa pemeliharaan Pulau Komodo tetap jadi world heritage," ucap Luhut di Sekolah Tinggi Perikanan, Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Namun, jangan khawatir bagi yang mau mengunjungi Taman Nasional Komodo, masih ada pulau di samping Pulau Komodo yang bisa dikunjungi.

"Masih ada Pulau Rinja itu ada komodo juga, kalau itu bebas," ungkap Luhut.


Tiket Masuk Pulau Komodo Rp 14 Juta, Luhut: Eksklusif Ya Mahal


Simak Video "Komentari Penusukan Wiranto, Luhut Pandjaitan: Jangan Dibesar-Besarkan"
[Gambas:Video 20detik]
(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com