Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 21 Okt 2019 11:25 WIB

Jika Mahfud Md Jadi Menkumham, Ekonom: Berbisnis Jadi Lebih Pasti

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Mahfud Md tiba di Istana jelang pengumuman kabinet (Andhika Prasetia/detikcom) Foto: Mahfud Md tiba di Istana jelang pengumuman kabinet (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini memanggil sejumlah tokoh untuk mengisi kursi menteri di kabinet terbarunya. Salah satunya adalah Mahfud Md.

Ia mengaku diminta Jokowi untuk menjadi salah satu menteri di kabinet baru. Mahfud mengaku diajak bicara soal permasalahan hukum dan HAM. Selain soal hukum dan HAM, Mahfud mengaku juga sempat diisukan jadi Menteri Agama.

Menanggapi hal tersebut peneliti CSIS Fajar B Hirawan mengungkapkan jika memang Mahfud menjadi Menkumham maka hal tersebut akan mempengaruhi bisnis karena adanya kepastian hukum.

"Iya pasti (bisnis dan kepastian hukum). Apalagi kalau kita bicara Mendagri ini juga strategis sekali karena Perda yang menghambat harus bisa difilter dengan baik," kata Fajar saat dihubungi detikcom, Senin (21/10/2019).


Namun Fajar menyebutkan, Mahfud lebih cocok sebagai kepala Badan Legislasi Nasional. "Saya lebih sreg kalau pak Mahfud di badan legislasi nasional, kalau memang jadi dibentuk," imbuh dia.


Sebelumnya Mahfud Md mengaku diminta oleh Presiden Jokowi untuk menjadi menteri di kabinetnya. Pelantikan dilakukan lusa.

"Intinya saya diminta membantu beliau menjadi salah seorang menteri," kata Mahfud Md saat keluar dari Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2019).

"Yang kalau tidak berubah akan dilantik besok lusa hari rabu. Pagi sudah berkumpul di sini," sambungnya.

Simak Video "Akan Terbang ke Papua, Mahfud Md Bakal Gelar Dialog dengan Warga"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com