Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 21 Okt 2019 14:41 WIB

Bakal Jadi Menteri, Erick Thohir: Harus Berhenti Total

Trio Hamdani, Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Erick Thohir (Andhika/detikcom) Foto: Erick Thohir (Andhika/detikcom)
Jakarta - Erick Thohir calon kuat mengisi salah satu kursi menteri di pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Hari ini dia dipanggil ke Istana Kepresidenan.

Erick mengaku siap jika diminta Jokowi untuk menjadi menteri. Jika tawaran itu diterima, konsekuensinya dia harus meninggalkan seluruh urusan bisnisnya.

"Sudah pasti dengan jabatan seperti ini tidak boleh konflik of interest, harus berhenti total," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).


Erick mengaku sebenarnya cukup berat baginya untuk meninggalkan seluruh perusahaannya. Apalagi saat dia mengurusi Asian Games dia juga sudah berhenti mengurusi semua perusahaannya selama 2 tahun 8 bulan.

"Berat secara pribadi. Saat Asian Games berhenti 2 tahun 8 bulan. Kemarin harus ada lagi kerjaan lain. Saya rasa hampir 3 tahun lebih. Sekarang baru 2-3 bulan kembali normal. Ya saya itu rahasia Allah lah," tambahnya.

Erick sendiri memiliki banyak perusahaan, salah satunya PT Mahaka Media Tbk (ABBA). Di perusahaan itu dia masih menjabat sebagai Komisaris Utama di Mahaka Media.

Erick mengaku belum mengetahui posisi menteri apa yang akan ditempatinya. Namun setidaknya dia telah diwawancarai oleh Jokowi.

"Saya rasa kalau masalah posisi seyogyanya presiden yang umumkan. Yang penting interview masing-masing calon menteri cukup lama karena beliau sangat detail mem-breakdown rencana kerja beliau," ujarnya.



Simak Video "Gerindra: Rakyat Tahu Siapa yang Berkeringat untuk Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(das/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com