googletag.defineSlot('/4905536/detik_desktop/finance/pop_ups', [785, 440], 'div-gpt-ad-1574092191519-0').addService(googletag.pubads());
ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 21 Okt 2019 16:36 WIB

Pengalaman Nadiem Disebut Bisa Bantu Jokowi Cetak Lapangan Kerja

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Halaman 1 dari 2
Nadiem Makarim (Andhika Prasetia/detikcom) Nadiem Makarim (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Pendiri Gojek Nadiem Makarim bakal menjadi menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi). Nadiem merupakan salah satu tokoh yang dipanggil untuk menghadap ke Jokowi jelang pengumuman menteri. Sudah tepatkah pilihan Jokowi?

Terkait hal tersebut, Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, Nadiem memiliki rekam jejak yang baik di industri. Khususnya, industri digital lantaran ia bisa mendatangkan investor. Kemudian, terhadap pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"Jadi kalau dilihat track recordnya pengalaman organisasi sebelumnya, kalau kita lihat cukup baik. Kalau dari perkembangan dari sisi manajemen cukup mendatangkan investor dan bisa membuka bisnis baru, UMKM, lapangan kerja," katanya kepada detikcom, Senin (21/10/2019).


Menurutnya, Jokowi akan memilih Nadiem dengan harapan bisa mendorong penyederhanaan birokrasi karena punya pengalaman di bidang digital. Serta, mendorong penciptaan lapangan kerja baru.

"Saya pikir concern yang disampaikan Pak Jokowi pada saat kemarin setelah pelantikan, Pak Jokowi juga ingin mendorong penyederhanaan birokrasi atau regulasi Cipta Lapangan Kerja. Saya pikir bidang yang mungkin salah fokus Nadiem bagaimana menciptakan lapangan kerja melalui industri digitalnya," ujarnya.

"Diharapkan bisa direplikasi dalam kementerian. Saya belum tahu kementerian apa, tapi saya pikir pengalaman Nadiem CEO, pengalaman digital bisa memberikan. Punya pemikiran out of the box karena kita tahu 5 tahun bukan waktu panjang perlu ada orang yang bekerja secara lincah," tambahnya.

Dia melanjutkan, pengembangan digital serta pengembangan UMKM dibutuhkan saat ini. Apalagi, kondisi global sedang tak menentu.

"UMKM sangat urgent sekali apalagi dengan tantangan global yang melambat mencari sumber pertumbuhan ekonomi yang baru, berupaya mendorong sektor ekonomi digital, industri kreatif UMKM menjadi salah satu upaya pemerintah menjawab tantangan global cukup challenging," tutupnya. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com