Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 24 Okt 2019 17:15 WIB

Dapat Tugas Kawal Ekspor dari Jokowi, Begini Strategi Mendag Baru

Anisa Indraini - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Agus Suparmanto telah resmi menjadi Menteri Perdagangan. Agus menggantikan Menteri Perdagangan sebelumnya yakni Enggartiasto Lukita.

Agus mendapat tugas besar dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Lantaran, ia harus meningkatkan ekspor dan impor, serta perjanjian luar negeri.

"Saya dapat arahan dari bapak Presiden terkait ekspor dan impor serta perjanjian luar negeri. Ini saya pastikan akan harus ditingkatkan dan itu harapan bapak Presiden," tutur Agus di Kantor Kementerian Perdagangan, Kamis (24/10/2019).


Untuk perjanjian luar negeri, Agus mengungkapkan akan membuat beberapa perjanjian bilateral dan akan mereview perjanjian mana saja yang menguntungkan. Dirinya juga akan melihat produk-produk apa saja yang bisa diekspor yang berkaitan ke Internasional.

"Nah ini juga tidak sesimple itu tapi kita harus perjuangkan. Perjanjian ini sangat penting memang hal-hal tersebut tidak terlihat tapi hasilnya sangat kita rasakan," katanya.

Kemudian mengenai ekspor, Agus mengatakan akan menciptakan iklim yang sehat dalam dunia usaha terutama produk-produk yang diproduksi untuk ekspor ke pasar-pasar tradisional. Hal itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas.

Dalam kualitas ekspor ke pasar tradisional, kata Agus, harus ditingkatkan bersamaan dengan sumber daya manusia (SDM).

"Pasar tradisional ini digiatkan supaya bisa diekspor dengan cara misalnya kualitas. Nah kualitas ini harus kita tingkatkan dengan SDM," imbuhnya.


Menurutnya, Indonesia mempunyai produk yang tidak dimiliki oleh negara lain. Hanya saja kualitasnya masih rendah. Sehingga, Agus ditugaskan oleh Jokowi untuk meningkatkan kualitas SDM di sektor perdagangan.

"Disini pak Presiden menekankan lagi meningkatkan kualitas SDM terutama di sektor perdagangan. Misalnya kualitas daripada produk itu sendiri," ungkapnya.

Simak Video "Mendag Sampaikan Doa dari 16 Negara Untuk Wiranto"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com