Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 25 Okt 2019 09:56 WIB

Proyek Ini Bikin WIKA Dapat Penghargaan Bergengsi di Singapura

Uji Sukma Medianti - detikFinance
Foto: Wijaya Karya Foto: Wijaya Karya
Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk berhasil meraih juara utama dalam kategori 'Going Digital Advancements in Bridges' pada ajang International Year in Infrastructure 2019 di Singapura.

Penghargaan sebagai juara pertama diserahkan langsung oleh Senior Director Construction Operation Bentley Mark Hattersley kepada Manager Engineering Departemen Sipil Umum I WIKA Fery Safaria.

"Pencapaian ini menunjukkan pengakuan dunia terhadap kinerja dan performa tim BIM WIKA. Ke depan, WIKA akan semakin fokus mengoptimalkan penerapan teknologi ini sehingga meningkatkan nilai tawar untuk dapat mengembangkan bisnis di sektor konstruksi" terang Fery dalam keterangan tertulis, Jumat (25/10/2019).


Pada event kompetisi infrastruktur global tahunan bergengsi yang berlangsung pada 21-24 Oktober 2019 kemarin ini , WIKA yang diwakili oleh Fery Safaria dan Rizky Yusuf Ramadhan berhasil memaparkan dengan gamblang Proyek Design and Build Harbour Road 2 yang memiliki kompleksitas, konsistensi dan kontinyuitas inovasi, efisiensi serta kemandirian Building Information Modeling (BIM) yang implementatif guna mengembangkan solusi.

Hasilnya, WIKA berhasil mengungguli dua finalis dari Italia, Italfer S.p.A dan Shenzen Municipal Design & Research Institute, co, Ltd, dari Tiongkok. Sebagai informasi, ajang International Year of Infrastructure 2019 ini diikuti oleh 60 negara di dunia, 440 organisasi dan 571 nominasi proyek.


Prestasi juara 1 yang ditorehkan WIKA pada ajang International Year in Infrastructure 2019 adalah kali kedua dalam dua tahun terakhir. Pada ajang yang berlangsung di Inggris tahun 2018 lalu, WIKA menjadi wakil Indonesia pertama yang berhasil masuk nominasi sekaligus tampil sebagai pemenang kategori Environmental Engineering untuk penerapan Building Information Modelling (BIM) di proyek perencanaan penanggulangan bencana longsor di Bogor serta kategori Bridges untuk penerapannya pada proyek pembangunan Flyover Teluk Lamong.

Pengakuan dari perusahaan global sekelas Bentley, menunjukkan bahwa BIM saat ini telah memainkan peran penting bagi keberhasilan proyek WIKA. Penerapannya terbukti mampu memberikan perencanaan yang lebih akurat dan menghasilkan efisiensi dari segi waktu pengerjaan maupun biaya.

Turut hadir mendampingi dan menyaksikan penganugerahan tersebut antara lain, Manager Divisi Operasi Departemen Bangunan Gedung Roem Olifwan, Manager BIM Romi Ramadhan, Manager Engineering Tjatoer Wahyudi dan Rizky Yusuf Ramadhan, Bridge BIM Engineer.

(ujm/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com