Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 30 Okt 2019 18:45 WIB

Jokowi Bentuk Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Efektifkah?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Foto: Andhika Prasetia/detikcom Presiden Joko Widodo (Jokowi)/Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Pembentukan Baparekraf itu tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2019 tentang Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana pembentukan badan ini justru digunakan untuk membagi tugas dalam Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kementerian untuk urusan kebijakan, sedangkan badan untuk urusan eksekusi kebijakan.

"Misalnya seperti Kementerian PPN kan dia ada Bappenas, PPN slash Bappenas, ATR juga. Bisa saja kementerian adalah kebijakannya, eksekusinya di badan itu," ungkap Bima di Kantor KemenPAN-RB, Jakarta, Rabu (30/10/2019).


Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo pun menegaskan bahwa pembentukan badan ini tidak akan mengurangi efektivitas Kemenparekraf. Bahkan dia menyebutkan bahwa saat dirinya menjadi Menteri Dalam Negeri, juga ada badan yang dirangkap yaiu Badan Nasional Pengelola Perbatasan.

"Saya aja di Mendagri kemarin merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan. Nggak ada masalah kan masing-masing ada tugas sendiri, kan di kita juga menserasikan hal itu," ungkap Tjahjo.


Untuk informasi, dalam Pasal 1 disebutkan Baparekraf adalah lembaga nonpemerintah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Baparekraf itu dipimpin seorang kepala.

"Kepala dijabat oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," demikian bunyi Pasal 6 yang dikutip detikcom.

Simak Video "Tips Anti Kalap Hadapi Promo 12.12 Harbolnas"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com