Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 31 Okt 2019 11:59 WIB

RI Kirim Balik 374 Kontainer Sampah 'Impor' ke AS Hingga Jerman

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Vadhia Lidyana/detikcom Foto: Vadhia Lidyana/detikcom
Jakarta - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Pengelolaan Limbah dan Sampah B3 (PLSB3) Kementerian LHK menginformasikan bahwa sejumlah 374 kontainer berisikan limbah telah diekspor kembali ke negara asal. Sebagian besar limbah tersebut berasal dari Amerika Serikat (AS) dan Jerman.

"Hingga 30 Oktober 2019 Bea Cukai mencatat ada 374 limbah yang sudah di re-ekspor. Negara asalnya banyak sekali. Dan re-ekspornya kami kembalikan ke negara yang mengirim," tutur Dirjen Bea dan Cukai Heru Pambudi di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Kamis (31/10/2019).

Selain AS dan Jerman, limbah tersebut juga ada yang berasal dari Prancis, Belanda, Slovenia, Belgia, Inggris, Selandia Baru, Australia, Spanyol, Kanada, Hong Kong, dan Jepang.


Dalam kesempatan yang sama, Dirjen PLSB3 Rosa Vivien mengungkapkan, re-ekspor ini dilakukan terhadap para importir yang melakukan tindakan penyimpangan dalam mengimpor limbah ke Indonesia. Ia menjelaskan, limbah yang diekspor namun berasal dari TPA, dan tercampur limbah berbahaya atau B3 tidak bisa masuk ke Indonesia. Dengan demikian, importir harus mengekspor kembali limbah tersebut ke negara asal.

"Dalam hal ini pemerintah Indonesia itu sudah secara tegas menolak adanya impor bahan baku scrap plastik dan kertas yang disusupi oleh limbah B3, limbah, atau pun sampah, sehingga tindakan yang dilakukan memang saat ini adalah re-ekspor," tegas Rosa.

Sebagai informasi, secara rinci Bea Cukai telah menangani kurang lebih 2.194 kontainer limbah, di mana sekitar 882 kontainer diantaranya penegahan dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Penegahan 2.194 kontainer tersebut dilakukan di Pelabuhan Tanjung Perak, Batam, Pelabuhan Tanjung Emas, Pelabuhan Tanjung Priok, dan Tangerang.


Dengan rincian sebanyak 257 kontainer di Pelabuhan Tanjung Perak semuanya telah direekspor. Sebanyak 532 kontainer di Batam, terdiri dari 349 kontainer memenuhi syarat, 92 kontainer telah direekspor, 89 kontainer proses reekspor, dan dua kontainer dalam proses pemeriksaan.

Sebanyak 9 kontainer di Pelabuhan Tanjung Emas semuanya telah memenuhi syarat. Sebanyak 16 kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok, terdiri dari 14 kontainer memenuhi syarat dan 2 kontainer telah direekspor.

Sementara 1.064 kontainer di Pelabuhan Tanjung Priok tujuan Tangerang belum diajukan pemberitahuan pabeannya. Tidak hanya itu, sebanyak 316 kontainer di Tangerang juga turut diamankan yang terdiri dari 164 kontainer memenuhi syarat, 23 kontainer telah direekspor, 121 kontainer dalam proses reekspor, dan 8 kontainer dalam proses pemeriksaan.

Simak Video "Miras-Rokok Ilegal Senilai Rp 3,16 Miliar Dimusnahkan"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com