Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 31 Okt 2019 12:46 WIB

Ribuan Buruh Kepung Kemnaker Minta UMP Naik 15%

Anisa Indraini - detikFinance
1 Tuntut UMP Naik 15% dan Tolak Iuran BPJS Naik
Halaman 2 dari 2
Foto: Rifkianto Nugroho

Menurutnya, pihak dewan pengupahan nasional sudah memiliki hitungan sendiri, yang mana kenaikan itu seharusnya berada di angka rata-rata 15% atau mencapai Rp 4.532.117/bulan.

"Kalo ditanya berapa kisarannya, presentase yang kami minta adalah di 15% kenaikan UMP 2020 ini," minta Aziz.

Ketiga, para buruh keberatan dengan dinaikkannya iuran BPJS Kesehatan. Menurutnya, kenaikan iuran BPJS yang mencapai 100% memberatkan dirinya sebagai tulang punggung keluarga.

"Memang betul kami sebagai pekerja sudah secara otomatis kenaikan BPJS Kesehatan yaitu sebesar 5%. 4% oleh pengusaha dan 1% oleh kami. Tapi jangan lupa, banyak keluarga kami yang menjadi tanggung jawab kami. Maka dengan kenaikan yang nyaris dan melampaui 100% itu kami sangat berkeberatan dan kami sangat menolak," tegas Aziz.


Pantauan detikcom, para buruh sudah berdatangan sejak pukul 09.45 WIB. Sementara aksi demo sendiri dimulai baru pukul 11.30. KSPI menyebut setidaknya akan ada 3.000 ribu massa buruh yang ikut dalam aksi tersebut.

"Massa hari ini dari 3 wilayah yaitu Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Estimasi akan hadir kurang lebih 3.000-an orang karena ini masih dalam perjalanan," imbuh Aziz.

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com