Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 05 Nov 2019 13:41 WIB

Ekonomi Lesu Bikin Pengusaha Ogah Ekspansi Bisnis

Trio Hamdani - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Pengusaha memilih menahan diri untuk melakukan ekspansi bisnis di tengah lesunya pertumbuhan ekonomi nasional. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2019 sebesar 5,02%. Sementara proyeksi pemerintah adalah 5,2% hingga akhir 2019.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P. Roeslani menjelaskan saat ini pengusaha memilih untuk menunda ekspansi. Bila ekonomi sudah tumbuh baik baru mereka akan ekspansi kembali.

"Iya kita menahan dulu (untuk melakukan ekspansi bisnis)," kata Rosan di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Selasa (5/11/2019).


Dia menjelaskan hal tersebut dipengaruhi oleh supply and demand atau penawaran dan permintaan. Bila permintaan sedikit maka pengusaha tidak akan melakukan ekspansi. Sebaliknya, bila permintaan meningkat maka mereka akan ekspansi.

"Kembali lagi hukumnya supply and demand. Begitu demand-nya lemah kita akan ekspansi nggak? pasti akan nahan. Begitu demand-nya tinggi apa kita akan lebih ekspansi? Iya," terangnya.


Sebelum melakukan ekspansi, pengusaha sudah memprediksi bagaimana geliat pertumbuhan ekonomi Indonesi.

"Kita sudah prediksi nih perekonomian akan stagnan, apa kita akan ekspansi? Ya nggak, gitu. Tapi kalau kita prediksi (pertumbuhan ekonomi) ini akan meningkat, dari sekarang kita ekspansi. Kalau kita melihatnya seperti itu saja kok," tambahnya.

Simak Video "Sandi: Pemerintah Terjebak Dalam Pertumbuhan Ekonomi 5%"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com