Bangganya Jokowi soal Ekonomi RI: Alhamdulillah Tumbuh 5%

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 06 Nov 2019 11:41 WIB
Foto: (Dok Biro Pers Setpres).
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih merasa bangga atas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap konsisten di level 5%. Angka pertumbuhan ekonomi nasional masih lebih bagus dibandingkan dengan negara-negara lain yang mengalami penurunan.

Bahkan, Jokowi mengaku telah diberikan masukan dari IMF agar Pemerintahan kabinet Indonesia Maju bisa mengelola kebijakan fiskal dan moneter dengan lebih baik di tengah perlambatan ekonomi dunia.

"Dunia growth hampir semuanya turun dan alhamdulillah kita masih diberi angka (tumbuh) 5(%) lebih dikit, nggak banyak, lebih dikit," kata Jokowi saat membuka acara Indonesia Banking Expo 2019 di Hotel Fairmont, Jakarta, Rabu (6/11/2019).


Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02 persen pada kuartal III-2019. Angka ini jauh lebih rendah dari kuartal III-2018 sebesar 5,17%.

Meski mengalai perlambatan, Jokowi menjelaskan bahwa perlambatan tersebut tidak sedalam yang dialami berbagai negara dunia.

"5 sudah bagus dibandingkan dengan negara-negara lain, ada yang sudah minus, menuju ke 0, berkurang 1,5, 1, 2%, ada yang dulu berada di angka 7 menjadi di bawah 1, ini patut kita syukuri, kita harus bersyukur, sekali lagi kita punya potensi menjadi negara yang berpenghasilan tinggi dan kita semuanya berharap agar kita bisa keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah, namun ada beberapa agenda mendesak yang harus kita lakukan," jelas dia.



Simak Video "Jokowi sebut Ekonomi RI Kuartal II Bisa Minus Hingga 5 Persen"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/fdl)