Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 07 Nov 2019 15:20 WIB

Mengapa Orang RI Maunya Pakai Pacul Impor?

Hendra Kusuma - detikFinance
Cangkul impor China. Foto: Dana Aditiasari
Jakarta - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengaku bahwa tingkat kesadaran konsumen dalam negeri terhadap pacul buatan Indonesia masih rendah. Hal itu juga menjadi penyebab banyaknya pacul impor.

Agus mengatakan, pacul buatan Indonesia sudah memiliki kualitas yang bagus.

"Sekarang kita harus memunculkan kesadaran dari off-taker (pembeli), kesadarannya belum ada, kalau kualitasnya sudah bagus. itu yang kita kampanyekan," kata Agus di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Agus mengungkapkan akan mensosialisasikan pacul buatan Indonesia kepada seluruh pembeli di tanah air. Bahkan, Agus akan mewajibkan dalam APBN khususnya pada belanja barang dialokasikan untuk menyerap pacul dalam negeri.

"Kalau belanja pacul yang anggarannya dari APBN, itu akan kita wajibkan untuk belanja dari dalam negeri. Karena produksi dalam negeri kualitasnya sudah baik dan sudah siap, untuk suplainya sudah siap," jelas dia.


Oleh karena itu, Agus akan mengajak kementerian/lembaga untuk mensosialisasikan dan meningkatkan kesadaran terhadap pacul dalam negeri.

"Tadi kan sudah disampaikan, sekitar 500an ribu (terserap). Jadi kalau mengenai supply tidak ada masalah. Paling penting kesadaran dari meraka yang menggunakan pacul bahwa produksi dalam negeri juga siap," ungkapnya.



Simak Video "Jokowi Malu Pacul Masih Impor, Sandiaga: Ironis Memang"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com