Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 07 Nov 2019 15:35 WIB

Jika Merasa Ditipu Diskon Harbolnas Lapornya ke Sini

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Vadhia Lidyana/detikFinance Foto: Vadhia Lidyana/detikFinance
Jakarta - Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) sebagai koordinator dalam gelaran Hari Belanja Online (Harbolnas) 2019 memastikan diskon-diskon yang diberikan ke pembeli bukanlah diskon fiktif. idEA akan mengawasi para peserta Harbolnas dalam memberikan diskon-diskon ke pembeli.

Pada Harbolnas kali ini diskon yang diberikan hingga 90%.

"Harbolnas kini berada di bawah arahan idEA. Harapan mendasar tentu netralitasnya. Jadi kita tidak ingin ada pemain yang berpikir pendek dan berniat mengambil untung dengan segala cara. Misalnya dengan diskon fiktif," tutur Ketua Umum idEA Ignatius Untung di The Fools Cafe & Resto, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Selain diskon fiktif, idEA juga akan mengawasi aksi pemberian diskon besar-besaran namun barangnya tidak ada.

"Tahun ini kita ikutan dengan syarat semua peserta setuju bahwa tidak akan secara sengaja melakukan praktik promosi yang tidak etis. Bisa tadi penggelembungan harga, bisa juga memberikan diskon besar tapi barangnya nggak ada sebenarnya. Jadi hal-hal itu tidak boleh dilakukan," tegas pria yang akrab disapa Untung tersebut.


Meski begitu, Untung mengakui bahwa untuk mengawasi ratusan platform yang menjadi peserta Harbolnas itu sulit. Untuk itu, ia mengarahkan jika para pembeli mengalami hal tersebut, maka langkah pertama yang harus diambil adalah memberikan notifikasi keberatan dengan bukti akurat terhadap platform tersebut.

Jika langkah tersebut tak membuahkan hasil, maka pembeli bisa mengirimkan notifikasi ke idEA melalui email ke

"Tahun ini kita akan tambah poin yaitu kita akan buat satu email di mana ketika konsumen mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan dengan platform, kita dorong mereka menyelesaikan dengan platform dulu. Kalau tak selesai-selesai bisa email ke kita, nanti kita akan bantu," jelas Untung.


Namun, apabila melalui bantuan idEA tak membuahkan itikad baik dari platform atau penjual yang melakukan penyelewengan dalam Harbolnas, maka idEA akan menerbitkan daftar platform/penjual yang menyeleweng itu.

"Kalau sudah masuk ke kita tapi tak juga selesai maka kita akan bikin list-nya, entah pedagang atau platform. Jadi ini hukuman sosial, karena ini bisnis reputasi. Kalau reputasi rusak maka selesai sudah," tandas dia.

Sebagai informasi, Harbolnas ke-9 tahun 2019 ini akan digelar pada 11-12 Desember 2019. Dalam pesta diskon ini, ratusan platform online akan memberikan diskon hingga 90%.

Simak Video "Petani Kini Bisa Jualan Hasil Buminya di Harbolnas"
[Gambas:Video 20detik]
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com