Ical: Subsidi BBM Ibarat Kanker

Ical: Subsidi BBM Ibarat Kanker

- detikFinance
Senin, 14 Nov 2005 15:56 WIB
Jakarta - Subsidi BBM diibaratkan sebagai sebuah kanker yang menggerogoti anggaran pemerintah. Untuk itu, kanker ini harus 'dioperasi' agar tubuh anggaran bisa sehat.'Operasi' itu menurut Menko Perekonomian Aburizal Bakrie atau Ical adalah dengan menaikkan harga BBM."Pada tahun 2007, kita akan memetik buah dari hasil operasi pada tahun 2005," ujar Ical usai konferensi pers Laporan Ekonomi 1 tahun kabinet Indonesia Bersatu di Gedung Graha Sawala Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (14/11/2005).Mengenai inflasi yang terus meningkat, akibat 'operasi kanker' itu, Ical mengatakan bahwa hal itulah yang akan menjadi tantangan pemerintah ke depan.Namun Ical optimistis inflasi bisa turun dengan catatan Bank Indonesia (BI) mengurangi tingkat suku bunga SBI. "Tidak wajar bila suku bunga terus naik. Tetapi itu merupakan kewenangan BI," ujarnya.Untuk menjaga inflasi, pemerintah akan melakukan upaya-upaya antara lain menjaga kelancaran pasokan dn distribusi barang, mengurangi ekonomi biaya tinggi, mencegah kelangkaan BBM, melakukan koordinasi dengan BI. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads