Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 13 Nov 2019 10:56 WIB

Pukul Bedug, Ma'ruf Amin Buka Festival Ekonomi Syariah

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) hari ini resmi digelar. Acara ini dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin.

Ma'ruf mengenakan batik cokelat muda didampingi oleh Gubernur BI Perry Warjiyo yang mengenakan batik berwarna hijau. "Dengan mengucapkan bismillah rahmanirahim saya buka ISEF ke 6 tahun 2019," ujar Ma'ruf membuka ISEF, di JCC, Rabu (13/11/2019).

Kemudian Wapres didampingi Gubernur BI memukul bedug sebagai tanda jika festival ini resmi dibuka. Bedug yang digunakan untuk pembukaan ISEF ini merupakan bedug berusia 5 abad yang berasal dari Masjid Al Alam yang terletak di Cilincing. Al Alam merupakan masjid tertua yang didirikan pada 22 Juni 1527 atau bertepatan dengan hari jadi kota Jakarta.

Dari pantauan detikcom, hadir dalam pembukaan ini Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Fauzi Ichsan, Ketua Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah, Direktur Bank Negara Indonesia (BNI) Anggoro Eko Cahyo, Kepala Eksekutif Pengawasan Bank OJK Heru Kristiyana, Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K Permana, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman, Mantan Gubernur BI Agus Martowardojo, Mantan Menteri Keuangan Mardiasmo.


Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut ISEF juga sebagai sarana untuk business matching. "ISEF sebagai integrasi dan puncaknya pengembangan industri keuangan syariah, Insha Allah Indonesia akan jadi pusatnya dunia. Jadikan ekonomi syariah jadi arus baru keuangan di Indonesia," kata Perry.

ISEF merupakan salah satu festival syariah terbesar yang rutin digelar oleh Bank Indonesia (BI), Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), hingga Kementerian Luar Negeri.

Dia menjelaskan, festival kali ini mengangkat tema "Sharia Economy for Stronger and Sustainable Growth", ISEF 2019 menjadi babak baru untuk mengembangkan sektor ekonomi keuangan syariah nasional ke level global dalam mewujudkan Indonesia sebagai rujukan (center of excellence) ekonomi keuangan syariah dunia.

Pelaksanaan ISEF menjadi salah satu implementasi dari Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia (MEKSI) 2019 - 2024, guna menjawab berbagai tantangan yang muncul dalam pengembangan ekonomi syariah, khususnya terkait industri halal di tanah air.



MEKSI memberikan panduan dalam memperkuat rantai nilai halal, keuangan syariah, UMKM, dan sekaligus memperkuat dari sisi ekonomi digital. Penguatan tersebut membutuhkan komitmen dan sinergi otoritas/lembaga yang tergabung dalam KNKS sehingga dapat menghasilkan berbagai program inisiatif.

ISEF merupakan event tahunan terbesar di Indonesia yang menjadi wadah integrasi berbagai kegiatan di sektor ekonomi keuangan syariah. Diinisiasi pertama kali pada tahun 2014 di Surabaya, penyelenggaraan di tahun 2019 ini merupakan periode baru ISEF yang lebih menitikberatkan pada pengembangan dan penguatan sektor ekonomi keuangan syariah dalam negeri termasuk pelaksanaan sosialisasi dan edukasi untuk meningkatkan literasi masyarakat terkait ekonomi keuangan syariah.

Dalam hal ini, seluruh lembaga yang terlibat dalam perumusan kebijakan pengembangan EKSyar guna mendukung kebijakan nasional yang bertujuan untuk mewujudkan potensi industri halal Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai pusat EKSyar dunia, melalui penerapan nilai-nilai dan prinsip dasar ekonomi syariah.

ISEF 2019 merupakan salah satu platform yang digunakan Pemerintah untuk mengintegrasikan kerja sama internasional, baik baik kerja sama antar-pemerintah, maupun antar pelaku usaha dan para pemangku kepentingan lainnya dalam industri halal. Berbagai inisiatif kerjasama internasional dan kolaborasi antar lembaga akan terus didorong, dimana Pemerintah juga tengah merencanakan Halal Summit 2020 dengan tujuan menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal global.

Kemampuan Investasi dan posisi strategis bagi pengembangan ekonomi Syariah saat ini terbuka lebar dalam menciptakan iklim investasi yang ramah dengan adanya sinergi beberapa otoritas/lembaga dalam kegiatan ISEF 2019 ini. Dari sisi investasi keuangan syariah, kehadiran BPKH yang berinvestasi pada efek syariah diyakini dapat mendorong berkembangnya investasi syariah sekaligus akan mendongkrak market size syariah.


Pukul Bedug, Ma'ruf Amin Buka Festival Ekonomi Syariah








Simak Video "Ini Harley-Brompton Ilegal di Garuda yang Rugikan Negara Rp 1,5 M"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com