Dahlan Iskan Komentar soal Ahok Jadi Bos BUMN

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 18 Nov 2019 07:50 WIB
Halaman ke 2 dari 2
2.

Perusahaan Butuh Ketenangan

Dahlan Iskan Komentar soal Ahok Jadi Bos BUMN
Foto: Hasan Alhabshy

Dahlan kemudian mempertanyakan hebohnya rencana pengangkatan Ahok di salah satu BUMN. Dahlan bilang, fakta yang ada saat ini baru sebatas Ahok dipanggil Menteri BUMN Erick Thohir. Kemudian, Ahok menyatakan dirinya dipanggil untuk ditempatkan di salah satu BUMN.

Hingga saat ini, Dahlan bilang, belum jelas Ahok akan ditempat di BUMN mana, begitu pula dengan posisinya apakah komisaris atau direksi. Sehingga, dirinya belum bisa banyak berkomentar.

"Masih banyak fakta yang harus saya lihat. Untuk bisa berkomentar lebih panjang," kata Dahlan.

Namun, Dahlan kemudian menekankan sebuah perusahaan butuh ketenangan. Perusahaan tidak akan maju jika hebohnya lebih besar dibanding kerjanya.

"Tapi ada prinsip yang harus dipegang: perusahaan pun perlu ketenangan. Perusahaan tidak bisa maju kalau hebohnya lebih besar dari kerjanya," ujar Dahlan.

Dalam tulisan itu, Dahlan pun berharap situasi menjadi tenang saat ini, terutama usai terbentuknya kabinet. Dia bilang, ketenangan diperlukan sehingga pemerintah bisa fokus kerja dan ekonomi bisa bangkit.

"Isi tulisan saya adalah 'semoga kabinet baru ini penuh ketenangan agar bisa fokus bekerja'. Semoga tidak banyak usrek. Agar ekonomi bisa segera mulai bangkit," ujarnya.

Memang, kata dia, sukses bisa diraih dengan kehebohan tapi biasanya itu hanya di permukaan dan jangka pendek.

"Memang, bisa juga sukses diraih lewat kehebohan. Tapi sukses seperti itu biasanya hanya di permukaan. Dan untuk jangka pendek," jelasnya.

(ang/ang)