Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 19 Nov 2019 17:06 WIB

Jokowi Ingin Urus Izin Cepat Seperti di Abu Dhabi

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Usman Hadi/detikcom Foto: Usman Hadi/detikcom
Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo mengungkapkan alasan di balik Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin perampingan jumlah eselon di instansi pemerintah.

Jokowi ingin nantinya urus perizinan menjadi lebih cepat. Tjahjo bilang, Jokowi ingin kecepatan urus perizinan Indonesia seperti di Abu Dhabi.

"Yang selalu beliau contohkan kalau di Abu Dhabi kan bisa sehari. Kita kan sampai berhari-hari. Ini yang beliau ingin cepat karena menyangkut skala prioritas yang disampaikan bapak presiden di DPR saat pelantikan," kata dia di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (19/11/2019).



Dia melanjutkan, jika sekarang mengurus perizinan membutuhkan paraf dari empat eselon, nantinya cukup dua saja ketika sudah dirampingkan.

"Yang seharusnya izin harus diparaf eselon IV, eselon III, kenapa sih kok nggak langsung eselon II, tinggal eselon II memerintahkan di bawahnya segera proses. Intinya adalah perampingan, membangun efektivitas, dan efisiensi. Ini kalau terjadi akan sangat bagus. Jadi membangun sistem tata kelola pemerintahan yang sangat sangat profesional," jelasnya.

Kata Tjahjo, Jokowi ingin perampingan jumlah eselon bisa secepatnya diimplementasikan supaya urus perizinan semakin cepat.

"Bapak Presiden menginginkan secepatnya supaya melayani masyarakat nggak usah nunggu harian lah," tambahnya.



Simak Video "Tjahjo Kumolo Sebut Ide Perampingan Datang dari Kementerian BUMN"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com