Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Nov 2019 12:31 WIB

Erick Thohir Mau Gabung 11 Anak Usaha BUMN yang Jual Air Minum

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Menteri BUMN Erick Thohir/Foto: Ari Saputra Menteri BUMN Erick Thohir/Foto: Ari Saputra
FOKUS BERITA BUMN Kebanyakan 'Anak'
Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir menyoroti banyaknya cucu dan cicit BUMN yang tak jelas dasar pembentukannya. Terlebih, perusahaan yang dibentuk punya kesamaan bisnis.

Saat ini ada 11 cucu dan cicit BUMN yang bergerak di bidang air minum. Jumlahnya terlalu banyak untuk bergerak di bidang yang sama.

"Kemudian juga kita menyoroti cucu-cicit perusahaan. Ini banyak anak perusahaan yang dibuat nggak tahu dasarnya apa, sehingga kalau anak perusahaan tersebut tujuannya menguntungkan silakan. Ini bayangkan kemarin di data 11 perusahaan air minum di bawah BUMN lho," kata Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2019).


Dia bilang, perusahaan-perusahaan ini akan dikonsolidasikan. Perusahaan itu bisa saja digabung ataupun ditutup.

"Ini akan konsolidasikan. Artinya kita lihat mana yang bisa digabung, kalau rugi, bukan core-nya dan tidak menguntungkan dievaluasi ulang, kalau bisa tutup, tutup aja," jelasnya.


Selain itu, pihaknya, juga menyoroti perselisihan yang terjadi antar BUMN. Setelah didata, saat ini ada 13 kasus perselisihan antar BUMN.

"Kemarin juga soroti, bahwa antar BUMN saling gugat. 13 kasus yang kami data. Ini akan coba ke depan nggak lagi seperti ini. Harusnya didudukkan sama-sama sebagai keluarga besar, kan lucu saling gugat," tutupnya.

Simak Video "Siapa Pengganti Dirut Garuda? Ini Jawaban Erick Thohir"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
FOKUS BERITA BUMN Kebanyakan 'Anak'
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com