Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 24 Nov 2019 14:28 WIB

Lipsus Bisnis Parkiran

Lahan Parkir, Selain Hasilkan Rupiah Bisa Cetak Lapangan Kerja

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Hendra Kusuma - detikcom
Jakarta - Lahan parkiran nyatanya bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Lahan parkir resmi atau tidak resmi pun bisa menciptakan lapangan kerja.

Pasalnya, perputaran uang yang berada di atas lahan parkir sangat besar. Bukan hanya ratusan ribu melainkan uang yang berputar di sana bisa mencapai puluhan juga hingga ratusan juta per bulannya.

Bahkan ada orang yang nekat ingin membeli lahan parkir dengan nilai cukup besar. Tak heran banyk pihak yang berebut lahan parkir hingga terlibat baku hantam.

Abuy, seorang tukang parkir di pasar lama Kota Tangerang mengaku pernah diminta kerabatnya untuk membeli lahan parkir karena dianggap cepat menghasilkan keuntungan.


"Ada temen saya, mau nggak muterin duit Rp 200 juta beli lapak parkir. Nggak ada bro, siapa yang mau jual lahan parkir," kata Abuy kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Abuy menceritakan, jual beli lahan parkir memang nyata adanya. Namun, kegiatan tersebut terjadi pada puluhan tahun lalu. Abuy menyebut jual beli lahan parkir dikarenakan keterbatasan ekonomi si juru parkir pada saat itu.

"Kalau dulu mah masih murah, paling juga Rp 5 juta, dulu waktu zaman parkiran masih Rp 500, sekarang mah puluhan juta," jelas dia.

Tidak adanya lahan parkir yang dijual, dikatakan Abuy karena penghasilannya tukang parkir sudah melonjak drastis. Dia mengaku, di lahan dia mengadu nasib kini berhasil mengantongi Rp 500 ribu per dari pukul tiga sore hingga pertengahan malam.

Jika dihitung, maka penghasilan dari lahan parkir yang dikelola selama puluhan tahun ini bisa mencapai Rp 15 juta per bulan. Angka tersebut sudah termasuk uang retribusi yang disetorkan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang.



Tidak hanya itu, dari lahan parkir juga bisa menciptakan lapangan kerja. Abuy mengaku bahwa banyak kerabat di tempat tinggalnya yang kini ikut bekerja mengelola lahan parkir. Dalam satu malam, terkadang bisa diperbantukan tiga sampai lima orang temannya.

Abuy mengaku bahwa bisnis parkiran saat ini memberikan keuntungan yang besar serta bisa menciptakan lapangan kerja bagi kerabatnya yang selama ini menganggur.

"Pokoknya barokah bro," tegas dia.

Perputaran uang di atas lahan parkir pun masih akan menjanjikan seiring dengan kebiasaan masyarakat yang memilih kendaraan pribadi dibandingkan moda transportasi umum.

Chief Executive Officer (CEO) PT Integrated Service Solutions (ISS) Indonesia, Elisa Lumbantoruan menilai bahwa potensi besar bisnis parkiran di Indonesia masih besar dan selama 10 tahun ke depan.

Dia menyadari bahwa Pemerintah saat ini sedang mempercepat pembangunan moda transportasi mulai dari darat, berbasis rel, lau, maupun udara agar daerah satu dengan yang lainnya terkoneksi dengan baik.

"Kalau selama orang masih menggunakan kendaraan pribadi maka bisnis parkiran itu bagus. Jadi untuk kondisi Indonesia terutama kota besar saya melihat 10 tahun ke depan masih bagus," jelas Elisa.



Lahan Parkir, Selain Hasilkan Rupiah Bisa Cetak Lapangan Kerja


Simak Video "Gegara Lahan Parkir, Petugas Dishub Diburu Preman Pakai Parang"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com