Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 25 Nov 2019 18:00 WIB

Program Vokasi Indonesia Bekerja di Yogyakarta Sepi Peminat

Usman Hadi - detikFinance
Foto: Usman Hadi
Yogyakarta - Program Vokasi Indonesia Bekerja yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta atau BPJAMSOSTEK Yogyakarta sepi peminat. Padahal program ini merupakan salah satu jurus pemerintah menekan angka pengangguran.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Yogyakarta, Ainul Kholid, menjelaskan sebenarnya pada semester kedua tahun ini pihaknya menerima jatah 225 peserta. Namun dari total jatah itu baru 20 orang yang mengakses program ini.

"Kami punya jatah 225 (peserta), tapi baru terlaksana 20 orang, itu untuk tahun ini. Tapi kalau nggak terkejar ya mungkin tahun berikutnya sudah ganti lagi," jelas Ainul kepada wartawan di Kota Yogyakarta, Senin (25/11/2019).

"Yang baru terealisasi 20 (orang) dan sudah kami tutup Jumat kemarin. Kami insyaallah 28 November besok akan dimulai lagi, karena sudah ada yang mendaftar cuma belum terpenuhi minimal satu kelas 20 orang," sambungnya.



Ainul tidak mengetahui mengapa program Vokasi Indonesia Bekerja sepi peminat. Padahal melalui program ini peserta BPJS Ketenagakerjaan nonaktif yakni mereka yang di-PHK, resign maupun habis kontrak bisa mengakses program ini.

Tak hanya bakal mendapatkan pelatihan secara gratis, para peserta program Vokasi Indonesia Bekerja juga akan mendapatkan uang saku selama pelatihan berlangsung. Peserta juga bebas memilih jenis pendidikan dan pelatihan yang diminati.

Di antara jenis diklat yang disediakan seperti keterampilan perkayuan, motor otomotif, teknik kamera, video editing, mesin konvensional, dan teknik las. Para calon peserta dapat mendaftar via online di https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.

"Ini yang sedang kami (cari), apakah sosialisasi kami kurang dan semacamnya. Karena kami lewat perusahaan sudah disampaikan baik surat maupun by phone, share lewat medsos juga sudah," jelas Ainul.



Simak Video "Pemobil yang Balapan Bak Fast and Furious di Underpass YIA Minta Maaf"
[Gambas:Video 20detik]
(ush/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com