Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 26 Nov 2019 15:15 WIB

UMP DKI, Jabar & Jatim Tinggi, Pengusaha Alihkan Bisnis ke Jateng

Angling Adhitya Purbaya - detikFinance
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah/Foto: Dok. Kemnaker Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah/Foto: Dok. Kemnaker
Semarang - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memperkirakan para pengusaha yang bakal memindahkah bisnisnya ke Jawa Tengah akan bertambah. Relokasi ini terjadi lantaran upah di Jawa Tengah lebih rendah dibanding DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur.

Oleh sebab itu, Ida mengatakan, harus ada persiapan tenaga kerja terampil untuk menyambut pengusaha yang memindah bisnisnya ke Jawa Tengah.

"Kesiapan tenaga kerja karena akan banyak migrasi dari provinsi lain karena UMP (Upah Minimum Provinsi) lebih rendah dibanding yang lain maka banyak yang berminat relokasi usaha ke Jawa Tengah," kata Ida usai memberikan sambutan pada penutupan Rakor Bidang Lattas di BBPLK Semarang Selasa (26/11/2019).

Maka menurut Ida Balai Latihan Kerja (BLK) harus turut siap menyambut itu untuk menghasilkan pekerja yang terampil dan siap di dunia kerja.


"Harus disambut tenaga kerja yang terampil dari BLK-BLK untuk merespon relokasi usaha ke Jateng," kata Ida.

Untuk diketahui UMP DKI Jakarta 2020 sebesar Rp 4.267.349, Jawa Barat Rp 1.810.351,36. Jawa Tengah Rp 1.742.015,22, dan Jawa Timur Rp 1.768.777,08.

Sementara itu terkait isu akan dihapusnya Upah Minimum Kota/ Kabupaten (UMK), Ida menyebut sejauh ini pengupahan masih mengacu pada PP 78 tahun 2015. Pihaknya harus mendengarkan masukan dari berbagai pihak.

"Dasar pengaturan UMP masih PP 78 tahun 2015. Kita sedang dengarkan berbagai pihak tentang kemungkinan revisi PP 78 itu," pungkas Ida.

UMP DKI, Jabar & Jatim Tinggi, Pengusaha Alihkan Bisnis ke Jateng




Simak Video "Asyik! UMP Tahun 2020 Naik 8,51%"
[Gambas:Video 20detik]
(alg/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com